BPS: Nilai Ekspore Malut Bulan Maret Naik 60,52 Persen
TERNATE, (Kalesang) – Nilai ekspor Provinsi Maluku utara pada Maret 2022 kembali tumbuh positif. Angkanya pun jauh melebihi dari ekspor pada bulan februari lalu.
Pada Senin (18/4/2022), Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara mengumumkan nilai ekspor pada bulan Maret sebesar US$ 899,77 juta dolar Amerika mengalami peningkatan 60,52 persen dibandingkan dengan Februari 2022 yang senilai 560,52 juta dolar Amerika.
Sementara untuk Neraca perdagangan Maluku Utara pada bulan Januari sampai dengan Maret 2022 mengalami surplus senilai US$1.532,53 juta.
Kepala BPS Provinsi Maluku Utara, Aidil Adha menjelaskan bahwa ada sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga sehingga mendorong kinerja ekspor. Komoditas tersebut di ekspor ke 3 negara yakni, Tiongkok, Korea Selatan dan Malaysia
“Jenis barang dengan nilai ekspor terbesar pada Maret 2022 berupa golongan barang Besi dan Baja, Nikel Bijih, Kerak, dan Abu Logam.” Ungkapnya.
Lanjut Aidil Pada bulan Maret 2022 juga terdapat barang dari Provinsi Maluku Utara yang diekspor melalui Provinsi lain yaitu DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Dengan nilai ekspor sebesar US$ 0,80 juta atau 0,09 persen dari total ekspor asal barang Provinsi Maluku Utara yang sebesar US$ 900,57 juta.
“Barang ekspor asal Maluku Utara melalui Provinsi tersebut adalah golongan Ikan, Udang dan golongan Lak, Getah, dan Damar.” Jelasnya.
Secara kumulatif, ekspor Maluku Utara Januari–Maret 2022 sebesar US$2.135,38 juta, mengalami peningkatan 242,66 persen dibandingkan periode Januari–Maret 2021 yang hanya sebesar US$623,18 juta.
Kemudian secara Volume juga mengalami peningkatan volume ekspor Maluku Utara Januari–Maret 2022 sebesar 800,06 ribu ton, mengalami peningkatan sebesar 57,54 persen dibanding Januari–Maret 2021 yang sebesar 507,86 ribu ton.
Reporter: Revi Rimadhani Muksin| Editor: Wendi Wambes
