Gabungan Komunitas di Ternate Seberangi Laut Bagikan Kurban ke Kampung Tertua
TERNATE (Kalesang) – Gabungan komunitas motor Bold Riders dan pecinta alam Super Adventure Ternate, Maluku Utara terlibat dalam kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Area (KITA).
Gabungan dua komintas itu, pada momentum Idul Adha kemarin telah melaksanakan kurban bertema ‘KITA Berbagi 2022, Bangkit Bersama Menjadi Pemenang’.
Bold Riders yang terlibat, yaitu Kawasaki Ninja Ternate Club (KNTC), Maxi Malut Community, GSX Club Indonesia (GCI) Malut, Suzuki Satria FU Club (SSFC) Ternate, CB Ragat, dan Canga CB Galela. Sedangkan dari Super Adventure yakni Mc_Pal Aikom, Mapala UMMU, dan Karfapala Unkhair.
Ada 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing yang dikemas menjadi 111 paket daging dengan menggunakan wadah ramah lingkungan berupa daun jati, lalu dibawa menggunakan motor untuk dibagikan langsung kepada warga prasejahtera di sejumlah titik dan distribusi pada Minggu, 10 Juli 2022.
Distribusi daging kurban dilakukan di 4 lokasi, yaitu Kelurahan Tanah Misi, KotaTernate oleh CB Ragat, Desa Soasio Galela, Kabupaten Halmahera Utara oleh Canga CB Galela, Kelurahan Kalaodi, Kota Tidore oleh KNTC, GCI Malut, SSFC, dan Maxi Malut dan Pulau Maitara oleh gabungan Super Adventure.
Imran Fauzi Lamusu penanggung jawab kegiatan mengatakan, perwakilan komunitas antusias menempuh perjalanan jauh dengan seberangi laut untuk pastikan pembagian kurban tepat sasaran. Seperti yang dilakukan gabungan komunitas Bold Riders saat menuju lokasi pembagian kurban di Kelurahan Kalaodi Pulau Tidore.
Tentu, lanjutnya, Kalaodi merupakan salah satu kampung tertua di Pulau Tidore. Masyarakat di sana masih menggantungkan hidupnya dengan alam. Sebagian masyarakat menyebut kampung ini sebagai penjaga Tidore.
“Sekitar pukul 14.00 WIT, rombongan bertolak dari lokasi pemotongan menuju pelabuhan penyeberangan. Karena masih dalam momen lebaran, saat itu pelabuhan agak ramai, jadi harus antre.” Kata Imran, Rabu (13/7/2022).
Jadi, kata Imran, rombongan menuju Pulau Tidore pukul 17.00 WIT menggunakan armada transportasi yang biasa disebut motor kayu. Setelah melewati setengah jam perjalanan dengan kondisi laut berombak ditambah turun hujan, akhirnya rombongan menginjakkan kaki di Pulau Tidore.
“Meski masih dalam kondisi hujan, rombongan tetap melanjutkan perjalanan ke lokasi sekitar 60 menit. Jalan yang menanjak dan berbelok menjadi tantangan perjalanan, kali ini ditambah cuaca yang dingin karena hujan dan lokasi desa yang berada di ketinggian 900 mdpl.” Bebernya.
Ketika tiba di lokasi pukul 18.30 WIT, Imran menambahkan, rombongan disambut hangat oleh salah satu tokoh masyarakat. Sambutan hangat tersebut seolah mengembalikan tenaga anggota komunitas yang sedang kelelahan. Mereka pun seketika kembali bersemangat membagikan daging kurban kepada warga.
“Sekitar sejam melakukan pembagian, kami pamit dan melakukan perjalanan kembali ke Ternate. Sepanjang perjalanan beberapa motor anggota Bold Riders mengalami trouble sehingga kami baru bisa tiba di Ternate pukul 01.00 malam.” Tutup Imran.
Aksi sosial yang dilakukan Bold Riders dan Super Adventure tersebut merupakan bagian dari Program KITA Berbagi 2022 yang digelar serentak di 87 kabupaten dan kota di Indonesia Timur. Terdapat 637 hewan kurban sapi dan kambing yang dibagikan ke masyarakat.
Pada program ini, Kolaborasi KITA mengusung konsep Gerakan Ramah Lingkungan, seluruh komunitas menggunakan wadah ramah lingkungan seperti besek, daun jati, dan daun pisang untuk membungkus paket daging kurban yang akan dibagikan ke masyarakat.
Pada tahun 2020 dan 2021, KITA Berbagi telah mendapat apresiasi dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) atas berbagai pencapaiannya. Pada tahun 2021, Komunitas KITA meraih rekor MURI untuk kategori jumlah pembagian paket kurban terbanyak dengan total 13.398 paket kurban.
Tahun ini Kolaborasi KITA juga akan kembali membuat rekor baru yakni membagikan hewan kurban dengan menggunakan wadah ramah lingkungan (nonplastik sekali pakai) terbanyak di Indonesia.
Hingga saat ini sebanyak 10.583 paket daging kurban dengan wadah ramah lingkungan telah dibagikan ke masyarakat. Data ini adalah jumlah sementara dan akan terus bertambah dalam sepekan ke depan.(red)
Editor: Junaidi Drakel
