Membaca Realitas

Pedagang Kelurahan Payahe Tolak Kehadiran Indomaret

TIDORE (kalesang) – Pedagang di Kelurahan Payahe, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Provinsi Maluku Utara melakukan aksi protes dan menolak kehadiran Indomaret.

Pedagang yang menolak kehadiran Indomaret sebanyak 50 orang itu langsung mengadu di Pemerintah Kota (Pemkot) Tikep. Penolakan itu langsung dilakukan petisi yang ditandatangani oleh 50 pedagang lokal.

Mereka menilai hadirnya Indomaret yang punya modal besar akan mengeksploitasi usaha-usaha pedagang kecil yang telah lebih dulu di Payahe.

Koordintar 50 pedagang Payahe, Irwan Sawal mengatakan, pembangunan gedung Indomaret sudah rampung sekira 50 persen. Bangunan tersebut dibangun sudah sejak dua minggu lalu yang terletak di RT 08 RW 02, Kelurahan Payahe.

“Lokasinya berada di perempatan akses jalan menuju Halteng dan Halsel.” Kata Irwan usai audiensi bersama Wakil Walikota Tikep, Muhammad Sinen dan beberapa dinas terkait, Selasa (30/8/2022).

Pertemuan pedagang Payahe dan Pemkot Tikep

Sejak awal, Irwan menambahkan, pekerjaan pembangunan sudah memiliki izin. Tapi ketika dicek, ternyata belum ada izin membangun.

“Sementara yang ada izin untuk pembangunan Indomaret itu hanya di wilayah Oba Utara.” Ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Tikep, Yunus Elake mengaku baru tahu bahwa ada pembangunan Indomaret di Kelurahan Payahe.

“Padahal kami hanya berikan izin di wilayah Oba Utara, yaitu izin untuk 4 gerai.” Pungkasnya.(tr-04)

 

Reporter: M. Rahmat Syafruddin

Redaktur: Junaidi Drakel