Membaca Realitas

BMKG: Gempa Bumi 5,2 Magnitudo Guncang Wilayah Malut

TERNATE (kalesang) – Sabtu, (10/9/2022) pukul 02.20.18 WIT wilayah Ternate, Maluku Utara (Malut) diguncang gempa tektonik. Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,3.

Plt. Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,06° LU ; 126,64° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 138 Km Barat Laut Halmahera Barat, Maluku Utara pada kedalaman 53 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Laut Maluku.” Kata Daryono, Sabtu (10/9/2022).

Berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber, Daryono mengemukakan, menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.

Lanjutnya, berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Pulau Batang Dua, Kota Ternate dengan skala intensitas III Modified Mercalli Intensity (MMI).

“Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu dan daerah Loloda, Halmahera Barat dengan skala intensitas II – III MMI getaran dirasakan nyata dalam rumah.” Ungkapnya.

Hingga saat ini, tambah Daryono belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

“Hingga pukul 08.00 WIT, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 2 (dua) aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan Magnitudo M4,2 dan M3.3.” Sebutnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.” Tukasnya.(m-01)

 

 

 

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Wawan Kurniawan