Membaca Realitas

Museum Bawah Laut akan Dibangun Setelah Sail Tidore

TIDORE (kalesang) – Museum bawah laut Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Provinsi Maluku Utara akan dibangun setelah Sail Tidore 2022.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tikep, Ade Soleman menjelaskan, pihaknya berencana bangun gerbang yang berfungsi sebagai petunjuk agar orang bisa lebih mudah ketahui lokasi museum bawah laut.

Museum bawah laut ini, lanjutnya, lokasinya direncanakan dibangun di dua tempat. Di Tanjung Soasio, Kecamatan Tidore dan Kelurahan Tongowai, Kecamatan Tidore Selatan.

“Museum bawah laut bukan berarti ada bangunan di dasar laut kemudian dilapisi kaca jadi pengunjung melihat-lihat pemandangan dasar laut dari dalam, bukan, bukan begitu. Tapi sebaliknya.” Kata Ade kepada kalesang.id, Selasa (20/9/2022).

Dua titik tersebut, Ade menambahkan, ada benda-benda peninggalan bersejarah berupa meriam, guci, hingga barang-barang antik lainnya.

“Ada kapal-kapal di masa lalu yang karam di sana.” Bebernya.

Saat ini, kata Ade, beberapa benda peninggalan bawah laut di perairan Tongowai sudah diangkat ke daratan pada masa Kota Tidore masih satu wilayah administrasi dengan Halmahera Tengah.

“Benda-benda itu berada di gedung Itogapura, Kelurahan Tuguwaji di jalan Kotamabopo. Gedung tersebut masih kepemilikan Halteng.” Ujarnya.

Karena hal itu, lanjut Ade, benda tersebut belum bisa dikembalikan ke tempat awalnya ditemukan, walaupun ada rencana ke arah itu.

“Kita belum bisa otak-otik benda-benda itu karena masih berada di dalam gedung yang merupakan aset Halteng.” Tutupnya.(tr-04)

Reporter: M. Rahmat Syafruddin

Redaktur: Junaidi Drakel