Membaca Realitas

Pemda Kepsul Diminta Sediakan Pangkalan BBM untuk Pengguna Longboat

 

SANANA (kalesang) – Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara, diminta untuk sediakan pangkalan BBM tersendiri bagi pengguna longboat.

Permintaan tersebut, melalui rapat pembahasan tarif angkutan laut khususnya speedbout, longbout dan kapal viber yang mengangkut penumpang antar pulau.

Sebab, menurut para pengguna jasa laut bahwa saat ini sangat sulit membeli BBM baik itu minyak tanah maupun pertalite.

Rapat dihadiri oleh Asisten II, Kamal Umasangadji, anggota DPRD Kadir Sapsuha, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Chairullah Mahdi.

Asisten II Pemda Kepsul, Kamal Umasangadji mengatakan, dia berkoordinasi dengan pihak PT. Sanana Lestari untuk BBM jenis minyak tanah sehingga mereka bisa membeli minyak tanah dengan mudah.

Sementara untuk BBM jenis pertalite, Kamal mengaku akan berkoordinasi dulu dengan pertamina sekaligus SPBU Reguler Sanana untuk bisa menyediakan tangki khusus penjualan BBM pertalite bagi speedboat, longboat dan kapal viber.

“Nanti kami koordinasi dulu dengan bupati dan wakil bupati agar bisa mempertimbangkan permintaan tarkait dengan tempat pembelian BBM.” Kata Kamal, Kamis (22/9/2022).

Selain itu, adapun biaya tarif yang dikenakan oleh penumpang yang menyeberang antar pulau menggunakan speedbout maupun viber dan longbout, di antaranya

Tarif untuk speedboat
Sanana-Auponhia Rp50 ribu
Sanana-Buya 50 ribu
Sanana -Waikafia Rp30 ribu
Sanana-Wailab, Rp30 ribu
Sanana-Bruakol, Rp30 ribu
Sanana-Capalulu,Rp25 ribu
Sanana-Waisakai, Rp50 ribu
Sanana-Kawata, Rp40 ribu

Biaya tarif bagi longbout atau viber
Sanana-Auponhia Rp50 ribu
Sanana-Buya Rp30 ribu
Sanana-Waikafia Rp25 ribu
Sanana-Wailab Rp25 ribu
Sanana-Kaporo Rp25 ribu
Sanana-Kou Rp30 ribu
Sanana-Waitamela Rp30 ribu
Sanana-Kawata, Rp30 ribu
Sanana-Pelita Jaya Rp50 ribu
Sanana-Waisakai Rp50 ribu
Sanana-Capalulu Rp25 ribu.(tr-02)

Reporter: Karman Samuda

Redaktur: Junaidi Drakel