TERNATE (kalesang)– Dalam mendorong pelaku Usaha mikro kecil menengah (UMKM) Ultra Mikro (UMi), Kementrian Keuangan (Kemenkeu) satu Maluku Utara menambahkan 4 pelapak baru Rumah UMi.
Untuk diketahui, program Rumah UMi ini merupakan sinergitas Kemenkeu satu Maluku Utara untuk memfasilitasi pengusaha UMKM UMi, agar setelahnya dapat menjadi pengusaha yang mandiri dan tangguh.
Yang mana, program ini akan menyediakan lokasi usaha, peralatan, bahan baku, dan skill berusaha dalam bidang kuliner (food and baverage).
Direktur Rumah UMi,.A.S. Mujab, pada proses penambahan 4 pelapak baru ini, terdapat tahapan rekruitmen dan verifikasi dari tim manajemen, yang telah dilaksanakan.
“Di Rumah UMi ini, sebelumnya Ada 6 Lapak kosong dari 12 lapak yang tersedia. Beberapa telah keluar karena membuka usaha ditempat lain, jadi kita tambahkan pelapak baru.” Ungkapnya, Selasa (22/11/2022).
Selain itu, dalam mendorong perluasan akses pemasaran bagi UMKM di Rumah UMi, produk dari sejumlah UMKM tersebut, juga bisa diperoleh melalui e-commerce dan online delivery.
“Produk UMKM binaan dalam Rumah UMi dapat dengan mudah diperoleh melalui aplikasi Go-food dan Grab-food, serta memanfaatkan online delivery melalui Baba Ojek, serta pembayaran melalui QRIS.” Katanya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Kemenkeu Satu Maluku Utara, Adnan Wimbyarto, menuturkan, pemanfaatan Rumah UMi ini, merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Maluku Utara.
“Rumah UMi ini aset kita senilai Rp8 Miliar, untuk itu kita harus manfaatkan dengan baik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.” Tuturnya
Kedepannya, Adnan berharap, dana bagi UMKM di Rumah UMi terus dikembangkan, sehingga, ketika pelapak yang bergabung, selain mendapatkan pinjaman UMi, akan mendapatkan pinjaman dari pihak manajemen bebas tanpa bunga juga.
“Sifatnya dana bergulir, mereka yang mengatur. Dan itu akan kita coba.” Pungkasnya.(M-02)
Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan
