TERNATE (Kalesang) – PT. Mineral Terobos memberangkatkan 356 orang masyarakat Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara untuk melaksanakan ibadah umroh tahun 2022.
Dari jumlah tersebut, 300 di antaranya merupakan warga asli Pulau Gebe, sementara sisanya merupakan kerabat dari karyawan dan direksi PT. Mineral Terobos.
Muhaimin Syarif selaku Komisaris sekaligus Wakil Direktur PT Mineral Terobos dalam kegiatan pelepasan jamaah umroh mengatakan, sebelumnya PT. Mineral Terobos telah memberangkatkan 218 jamaah umroh yang merupakan warga asli Pulau Gebe.
Saat ini, dia menambahkan, pihaknya kembali memberangkatkan sebanyak 356 orang. Jadi, jika ditotalkan maka jamaah umroh yang diberangkatkan sudah sebanyak 574 orang.
“Maret lalu kami telah berangkatkan jamaah umroh tahap 1, ke depannya Insya Allah keberangkatan jamaah umroh juga akan terus dilakukan, sehingga terbuka kesempatan kepada yang belum berangkat umroh.” Kata Muhaimin kepada kalesang.id, Jumat (26/11/2022) malam.
Muhaimin menyebutkan, semua biaya mulai dari keberangkatan hingga kepulangan para jamaah umroh ditanggung oleh PT. Mineral Terobos, di mana mulai dari ticketing hingga diberikan uang saku sebesar Rp2,5 juta per orang serta akomodasi lainnya.
Mekanisme pendaftaran umroh ini, lanjutnya, dilakukan secara terbuka. Olehnya itu, siapapun warga Pulau Gebe yang telah siap dan sehat untuk beribadah dapat melakukan pendaftaran, supaya diberangkatkan.
“Kami tidak membatasi, jadi siapapun bisa mendaftar, karena mekanisme pendaftaran umroh ini dilakukan secara terbuka, bagi yang merasa diri siap dan sehat itu segera mendaftar dan kami berangkatkan.” Ucapnya.
“Ini merupakan wujud komitmen kami bersama dengan masyarakat yang berada di lingkaran PT. Mineral Trobos, sebab siapapun yang beragama muslim di Pulau Gebe, harus merasakan buah dari kekayaan alam yang Tuhan berikan.” Sambungnya.
Ketua DPD Partai Gerindra Maluku Utara itu berharap dengan keberangkatan para jamaah umroh ini, mereka turut mendoakan kesehatan kepada keluarga dan manajemen PT Mineral Terobos supaya dapat beroperasi secara berkelanjutan.
“Mudah-mudahan memberikan manfaat bagi masyarakat Gebe maupun kita semua.” Harapnya.
Tak hanya itu, kata Muhaimin, pihaknya telah melakukan pembangunan masjid raya, rehabilitasi 8 rumah ibadah, rehabilitasi 2 gereja, renovasi sekolah SMP, bedah rumah tidak layak huni, dan bantuan BLT 8 desa di Pulau Gebe.
“Inilah komitmen kami melakukan aktivitas pertambangan di Pulau Gebe meskipun luas area aktivitas produksi PT Mineral Trobos hanya 196 hektar.” Terangnya.
Sementara Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba merasa bersyukur karena meski pimpinan PT Mineral Terobos beragama non- muslim, namun ia mampu memberangkatkan warga muslim untuk ibadah umroh.
“Adanya keberangkatan umroh ini, apa yang dibayangkan selama ini dapat dijalankan dengan baik.” Katanya.
Ia menambahkan, sebagai orang Islam tentunya harus merasa bersyukur, karena dapat berkunjung ke tanah suci yang selama ini diharapkan. Dengan begitu, dirinya berharap keberangkatan umroh ini tujuan hanya bersujud kepada Allah SWT dan shalat lima waktu.
“Karena hanya sholatlah yang memberikan kekuatan kepada kita, maka teruslah melakukan shalat lima waktu. Bukan hanya pada saat umroh, tetapi setelah balik dari umroh ini, ibadah terus dilakukan.” Pungkasnya.(m-01)
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Junaidi Drakel
