SANANA (Kalesang) – Seorang perempuan yang bekerja di tempat hiburan malam di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara terindikasi positif HIV-AIDS.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kepsul, Suryati Abdullah mengungkapkan, untuk tahun 2022 posisi kasus HIV-AIDS sebanyak 22 orang. Namun, disebarkan secara profesi wanita perempuan hiburan sangat menurun jauh. Saat ini, kasusnya lebih tinggi dari masyarakat biasa.
“Tahun sebelumnya itu angka kasus HIV-AIDS lebih banyak di wanita penghibur. Saya kurang ingat berapa jumlahnya, tetapi sebelumnya wanita penghibur sangat dominan dari masyarakat biasa.” Katanya, Senin (5/12/2022).
Untuk pemeriksaan, Suryati mengaku petugas kesehatan turun langsung ke lokasi mereka. Biasanya dilakukan setiap 6 bulan sekali.
Baca Juga: Bahaya, Kasus HIV AIDS di Maluku Utara Terus Meningkat, 117 Meninggal Dunia
“Sebenarnya mereka sudah sadar bahwa akan dilakukan pemeriksaan rutin. Jadi mereka juga sudah ikhtiar bahwa pelanggan yang datang juga kemungkinan positif HIV-AIDS. Jadi ketika layani laki-laki pasti gunakan pengaman.” Ucapnya.
Meski begitu, kata Suryati, virus HIV-AIDS menular apabila berganti-ganti pasangan. Kemudian penggunaan narkoba, terutama melalui jarum suntik. Selanjutnya, ibu yang positif HIV jangan memberi asi kepada bainya.
“Biarpun orang tersebut positif HIV, tetapi kalau dia rutin meminum obat anti virus, maka hal itu bisa membantu untuk menguranginya. Sebab, HIV merupakan virus yang menyerang sel darah putih di dalam tubuh yang mengakibatkan turunnya kekebalan tubuh manusia.” Tandasnya.(tr-02)
Reporter: Karman Samuda
Redaktur: Junaidi Drakel
