Membaca Realitas

Final Terbaik Piala Dunia Qatar 2022 dan Keyakinan Kadispora Kota Ternate

Piala Dunia (Pildun) Qatar 2022 telah usai. Lionel Messi dan kawan-kawannya telah keluar sebagai juara. Di pertandingan yang disaksikan seluruh dunia itu, Prancis telah membuktikan permainan terbaiknya sebagai juara bertahan. Sebelum permainan dimulai, di layar kaca telah disajikan formasi dari kedua tim.

Tim perwakilan Amerika Latin itu menggunakan formasi 4-4-2. Sementara pemenang juara dunia 2018 tersebut memakai formasi 4-3-3. Di babak pertama, Kylian Mbappe dan kawan-kawannya seakan tak berdaya.

Padahal, jika dilihat dari permainan Prancis pada laga-laga sebelumnya, posisi tengah yang dimainkan oleh Antoine Griezmann, Adrian Rabiot dan Aurelien Tchouameni sangat begitu luar biasa.

Mereka sangat bagus mengolah si kulit bundar di lini tengah, di pertandingan 8 besar, Tchouameni yang merupakan gelandang bertahan itu berhasil merobek gawang Timnas Inggris. Tetapi, di partai final yang baru dilewati ini, gelandang andalannya pelatih Didier Claudia Deschamps itu dibuat tak berdaya oleh skuad La Albiceleste.

Di menit ke-23, Argentina mendapat peluang dengan tendangan penalti. Mantan pemain Barcelona masih selalu dipercayakan mengeksekusi tendangan tersebut. Memasuki menit ke-36, lewat serangan yang dibangun Messi, Julian Alvarez mengirim umpan ke Mac Allister yang bebas di depan.

Baca Juga: Walikota Tidore Kepulauan Diceburkan ke Laut, Ini Alasannya

Mac kemudian memberikan bola kepada Di Maria, sehingga gawang yang dijaga ketat oleh Capten Prancis, Hugo Lloris itu kembali dibobol. Tentu, seluruh pendukung Les Bleus sudah mulai patah semangat saat melihat De Paul dan kawan-kawannya menguasai permainan.

Ketika Argentina berhasil menguasai permainan, pelatih Prancis dengan sangat berani menarik keluar Ousmane Dembele beserta Olivier Giroud dan digantikan dengan Randal Kolo Muani serta Marcus Thuram. Keputusan itu sangat mengagetkan banyak orang. Tak berselang lama babak pertama berakhir dengan skor 2-0.

Memasuki babak kedua, Prancis mulai mengimbangi serangan dari Argentina dan temukan gaya permainannya. Meski Prancis telah menyerang dari berbagai sisi, tetapi belum bisa menembus pertahanan yang dijaga ketat Nocolas Otamendi.

Di menit ke-71 pelatih Didier Claudia Deschamps kembali menarik keluar Theo Hernandez maupun Griezmann dan digantikan dengan Eduardo Camvinga dan Kingsley Coman. Camavinga dipercayakan untuk berada di posisi bek kiri, padahal kalau di Real Madrid, pemain 20 tahun itu posisinya sebagai gelandang.

Sungguh luar biasa keputusan yang diambil pelatih 54 tahun tersebut. Dari formasi itulah, Prancis berhasil mendapatkan hadiah penalti di menit ke-79. Mbappe kemudian membobol gawang Emiliano Martinez.

Baca Juga: Akhirnya Ketua Askot Tikep Tepati Janji Berjalan Kaki Sepanjang 17,3 Kilo

Laga yang berlangsung di Lusail Iconic Stadium, Minggu (18/12/2022) itu mulai tegang. Setelah berhasil mencetak gol lewat tendangan penalti, 2 menit kemudian, yakni menit ke-81 Les Blues menyamakan kedudukan. Mbappe kembali mengguncang gawang tim Tango usai terima umpan dari Marcus Thuram. Skor menjadi 2-2 dan bertahan hingga waktu penuh.

Pada babak tambahan, peraih Ballon d’Or terbanyak itu menambah 1 gol di menit ke-108. Setelah melihat gol tersebut, semua pendukung Argentina sangat yakin tidak ada balasan dari Prancis.

Nyatanya, raut ketegangan kembali muncul di fans Argentina ketika melihat Les Blues kembali mendapatkan penalti. Mbappe kembali menggoyangkan jaring gawang Argentina.  Skor menjadi 3-3 hingga menit perpanjangan itu selesai.

Pertandingan yang disaksikan langsung oleh mantan pemain Timnas Italia, yakni Del Piero dan Francesco Totti maupun penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimmovic itu, Kylian Mbappe benar-benar tunjukan kualitas permainan terbaiknya. Serang-serangannya terlihat begitu menakutkan.

Di menit-menit akhir, tim kebanggan almarhum Diego Maradona nyaris tak mampu menepis kehebatan penyerang Paris Saint Germain, yakni Kylian Mbappe yang baru beranjak 23 tahun itu.

Baca Juga: Ratusan Pegawai Pemkot Tikep Cebur ke Laut

Ketegangan dari partarungan kedua tim itu akhirnya ditentukan dengan adu penalti. Messi dan Mbappe mewakili negaranya menjadi penendang pertama. Skor adu penalti itu berakhir 4-2, setelah Kinsley Coman dan Aurelien Tchouameni gagal mengeksekusi ke gawang Argentina.

Menariknya, sebelum laga dunia itu digelar, di Kota Ternate sendiri begitu kelihatan euforia dari masing-masing pendukung. Fans dari Negara Brasil, Jerman, Inggris, Spanyol, Belanda, Prancis dan Portugal telah memprediksi bahwa tim keseyangan mereka yang bakal menjuarai Piala Dunia Qatar 2022.

Dari semua prediksi itu, hanya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ternate, Sutopo Abdullah yang sesuai dengan harapan. Pada 18 November 2022 lalu, Mantan Kabag Humas Kota itu sangat yakin mega bintang Messi cs akan membawa pulang piala di tanah Argentina. Dan itu telah terbukti.(red)

 

Editor: Junaidi Drakel