TIDORE (kalesang) – Mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Maluku Utara (Malut), Mansur Hi. Muhamad mengatakan Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) bukan tempat untuk mencari kekayaan.
Menurut Mansur, biaya pencalonan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Jadi, kata dia, untuk terjun ke dunia politik, minimalnya harus memiliki modal yang cukup banyak.
“DPRD itu tempat memperjuangkan ide dan gagasan demi kepentingan umum. Kalau mau cari uang, ngapain Caleg, harusnya wirausaha dong.” Kata Mansur, Kamis (12/1/2023).
Dia menegaskan, dirinya setelah pensiun memiliki bisnis kopra, yang penghasilannya mencapai Rp800 juta per bulan.
“Saya mencalonkan diri sebagai anggota DPRD hanya untuk menyampaikan gagasan dan ide-ide demi masyarakat.” Ujar Mansur.
Mansur bilang, setelah melihat kondisi di maluku utara dan Kota Tidore terutama di daratan Oba, menurutnya membutuhkan sebuah terobosan baru.
Bagi Caleg Partai Golkar di Daerah Pemilihan (Dapil) II yakni Kecamatan Oba Utara, Oba Tengah, Oba, dan Oba Selatan itu, masyarakat di Oba membutuhkan pelayanan dasar seperti air bersih, penerangan, serta akses jaringan seluler maupun internet, dan pelayanan yang paling dasar yakni pendidikan baik itu negeri maupun swasta.
“Selaku warga Desa Kususinopa Kecamatan Oba, Ini kesempatan saya untuk menghibahkan sisa hidup saya untuk mengabdi kepada daerah.” Tukasnya.
Reporter: M. Rahmat Syafruddin
Redaktur: Wawan Kurniawan
