Jelang Ramadan, BPOM Sofifi Bakal Lakukan Sidak
Sanksinya Pemusnahan Produk, Peringatan hingga Penegakan Hukum
TERNATE (kalesang)– Sejumlah persiapan jelang Ramadan 1444 Hijriah atau tahun 2023 mulai dilakukan.
Salah satunya program jelang Ramadan yang akan dilakukan adalah pengawasan makanan serta pangan olahan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sofifi, Maluku Utara.
Kepala BPOM Sofifi Tri Wandiro mengatakan, jelang Ramadan pelaksanaan pengawasan sejumlah makanan dan pangan olahan akan dilakukan selama berjalannya bulan Ramadan.
“Akan dilakukan sebelum bulan Ramadan, selama puasa dan setelah lebaran. Terkait kapan pastinya itu nanti pada pelaksanaan, karena sifatnya sidak jadi tanpa pemebritahuan.” Ungkapnya kepada kalesang.id, Jumat (17/2/2023).
Ia menuturkan lokus pengawasan yang akan dikunjungi akan diperluas, sehingga semua pihak yang berkaitan dengan produk makanan dapat diawasi oleh pihaknya.
Lebih lanjut, target pengawasan jelang Ramadan 2023 ini meliputi pangan olahan terkemas dan pangan olahan untuk buka puasa.
“Tidak hanya dipasar tradisional, tetapi juga meliputi distributor dan pasar modern serta supermarket atau toko.” Katanya.
Jika produk makanan yang mengandung bahan berbahaya, Tri mengaku pihak BPOM Sofifi akan memberikan sejumlah sanksi, yang disesuaikan dengan unsur kejahatan yang dilakukan.
“Sanksinya pemusnahan produk, peringatan dan sampai penegakan hukum apabila ditemukan unsur kejahatan.” Tegasnya.
Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat Maluku Utara dapat mengakses website Cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluawarsa (Cek Klik) sebelum membeli atau mengkonsumsi obat, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik dan pangan olahan.
“Apabila membeli pangan siap saji, belilah di pedagang yang menjaga kebersihan badan dan kebersihan barang dagangannya, jangan asal membeli pangan siap saji disembarang tempat.” Ucapnya.
Sementara, ia juga berharap agar pelaku usaha dapat menjual produk yang sudah terdaftar, memiliki izin edar serta produk dengan kemasan yang tidak rusak dan belum kedaluwarsa.
Kemudian, bagi penjual pangan olahan, ia meminta agara memperhatikan kemanan pangan yang diolah sehingga bebas cemaran biologi, cemaran kimia dan cemaran fisik.
“Untuk penjual makanan berbuka puasa jaga selalu kebersihan penjual dan makanan yang dijual, jangan gunakan bahan tambahan yang tidak untuk makanan seperti formalin, boraks dan pewarna tekstil.” Harapnya.
Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan
