TERNATE (kalesang) – Morotai United berhasil keluar sebagai juara 1 usai mengalahkan Persega dengan skor 2-1, kemenangan ini diraih dalam laga final Liga 3 Zona Maluku Utara yang berlangsung di Stadion Gelora Kieraha Ternate, Selasa (21/2/2023).
2 gol Morotai United tercipta di babak pertama, tepatnya di menit ke-28 dan menit ke-46, sementara gol semata wayang Persega terjadi di babak kedua pada menit ke-78.
Pelatih Persega Rachmat M. Rivai mengatakan, dirinya tidak mengetahui secara pasti mengapa dalam laga final tersebut para pemain tidak menerapkan apa yang telah diinstruksikan pada meeting.
“Para pemain seperti berada dalam tekanan. Saya juga bingung.” Kata Poci, sapaan akrab Rachmat Rivai saat diwawancarai kalesang.id usai pertandingan sore tadi.
Menurutnya, pertandingan Persega dalam laga final melawan Morotai United tersebut berbeda dengan pertandingan-pertandingan sebelumnya. Setelah babak pertama selesai, dirinya mencoba evaluasi.

Setelah ketertinggalan 2-0 di babak pertama, mantan penyerang Persipura Jayapura itu mengaku, sedikit merubah atau merotasi pemain di babak kedua.
Perubahan itu terjadi ketika salah satu pemain gelandang ditarik ke luar lapangan. Dan pemain bek kanan menggantikan posisi gelandang, sementara yang masuk tersebut mengisi posisi bek kanan.
Baca Juga: Mobil Fortuner Milik Gubernur Maluku Utara Diduga Dicuri
“Rotasi terjadi di babak kedua tadi, sebenarnya tidak ada persoalan masalah gol kesatu dan kedua. Tetapi, bagaimana bangkit itu penting.” Jelasnya.
Kendati demikian, Poci bersyukur telah menangani tim Persega dan pertama kali masuk ke final dalam ajang Liga 3 Zona Maluku Utara. Sebab, sebelumnya tidak pernah tembus bahkan untuk babak pengisian sekalipun.
“Ini adalah langkah awal Persega, apalagi bisa sampai ke final, tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri.” Pungkasnya.
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Junaidi Drakel
