TERNATE (kalesang) – Gempa bumi bekekuatan 4,8 magnitudo guncang wilayah Pulau Morotai, Maluku Utara (Malut) pada Kamis (2/3/2023) sekira pukul 17.23 WIT.
Berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan M 4.8, dengan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,42° LU ; 128,39° BT.
“Atau tepatnya berlokasi pada jarak 42 km Timur Laut Daruba, Malut pada kedalaman 50 km.” Ucap Kepala Stasiun Geofisika Ternate, Andri Wijaya Bidang dalam keterangannya.
Baca Juga: Frank Hoogerbeets Prediksi Gempa Bumi Terjadi di Minggu Pertama Bulan Maret 2023
Adapun jenis dan mekanisme gempa bumi, Andri menjelaskan, bahwa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal.
Akibatnya, lanjut Andri, gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Morotai dengan skala intensitas II Modified Mercalli Intensity (MMI), yang mana getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
“Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.” Ucapnya.
Hingga pukul 18:00 WIT, kata Andri, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.
Meski begitu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Hindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.” Pungkasnya.
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Junaidi Drakel
