122 Sekolah Penggerak di Maluku Utara Terdaftar di Kemendikbud
BGP Harap Lebih Banyak Sekolah Ikut Program Penggerak
TERNATE (kalesang) – Sebanyak 122 sekolah di 10 Kabupaten dan Kota Provinsi Maluku Utara (Malut), terdaftar di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai sekolah penggerak.
Koordinator Kelompok Kerja Transformasi Sekolah Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Malut, Natasha Lystia Rumambi mengatakan, tahun lalu Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah membuka pendaftaran seleksi sekolah penggerak pada seluruh satuan pendidikan di Malut.
“Kita di Malut untuk sekolah yang lolos seleksi dan sudah resmi terdaftar di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai sekolah penggerak sebanyak 122 sekolah. “Ungkap Natasha Kamis (9/3/2023).
Ia menyebutkan, 122 sekolah yang terdaftar sebagai sekolah penggerak di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan itu, terdiri dari 3 angkatan.
Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi literasi dan numerasi dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul yakni kepala sekolah dan guru.
“Saat ini, kita masih fokus membuat pendampingan pada tiga angkatan sekolah yang sudah resmi menjadi sekolah penggerak.”Ujar Natasha.
Ia menuturkan, seleksi sekolah penggerak itu ada tiga tahap yakni seleksi adiminstrasi, esai, dan simulasi mengajar di sekolah melalui daring (online) yang diseleksi langsung Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Selanjutnya mereka meminta penilaian Dinas Pendidikan tiap kabupaten dan kota untuk memberikan penilaian di sekolah bersangkutan. Karena dinas juga punya kewenangan serta menentukan sekolah itu bisa lolos atau tidak.
“Saya berharap semoga sekolah penggerak di Provinsi Malut yang telah terdaftar di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Selalu memberikan motivasi pada sekolah lain agar mereka juga mengikuti sekolah penggerak.”Tutup Natasha. (tr-02)
Reporter: Dedi Sero-Sero
Redaktur: Wawan Kurniawan
