Distribusi Uang Selama Ramadan dan Lebaran di Maluku Utara Capai Rp876 Miliar
Naik dari Tahun 2022 Hanya Rp852 Miliar
TERNATE (kalesang) – Distribusi pemenuhan kebutuhan uang rupiah untuk Ramadan dan Idul Fitri tahun 2023 wilayah Provinsi Maluku Utara sebesar meningkat sebesar 3 persen.
Hal tersebut dipaparkan Kepala Pewakilan Bank Indonesia (BI) Maluku Utara R. Eko Adi Irianto pada kegiatan Media Briefing Kesiapan Uang Kartal Menjelang Idul Fitri 2023 bersama perbankan, Jumat (14/4/2023) kemarin.
Ia mengatakan alokasi BI Maluku Utara dalam distribusi pemenuhan kebutuhan uang rupiah menyambut Ramadhan & Idul Fitri tahun 2023 sebesar Rp876 Miliar.
“Meningkat dibandingkan realisasi tahun 2022 yakni sebesar Rp852 Miliar.” Ungkapnya.
Ia menjelaskan terdapat beberapa pertimbangan yang digunakan dalam meningkatkan distribusi tersebut, yakni pencabutan status Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) oleh pemerintah, pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik dan peningkatan mobilitas masyarakat pada momen mudik lebaran.
“Sejalan dengan kondisi tersebut, kebutuhan uangperiode Ramadan dan Idul Fitri tahun 2023 diperkirakan meningkat.” Jelasnya.
Lanjutnya dari kesiapan tersebut, hingga 12 April 2023 kemarin tercatat telah direalisasikan sebanyak Rp670 Miliar atau 77 persen.
“Sisanya 23 persen lagi atau Rp205 Miliar.” Tuturnya.
Sementara itu dari sisi kesiapan uang kartal pihaknya telah menyiapkan sebanyak Rp1 Triliun untuk bulan Ramadan sampai dengan Lebaran Idul Fitri.
“BI Malut mempersiapkan uang kartal sebanyak Rp1 Triliun untuk kebutuhan Ramadan sampai dengan Idul Fitri dan stoknya masih aman.” Pungkasnya.
Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan
