Membaca Realitas

Kerusakan IPA di Kelurahan Ngade Ternate Sudah Teratasi

Syafei: Kadang Pelayanan Terganggu karena Tidak Disiplin

 

TERNATE (kalesang) – Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Akee Gaale Ternate, Maluku Utara, Muhammad Syafei mengaku, kerusakan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, sudah teratasi.

 

Bahkan, Syafei mengatakan, jumlah produksi IPA tersebut lebih baik dari sebelumnya, walaupun produksinya tidak terlalu besar, akan tetapi lebih baik sebelum terjadinya kerusakan.

 

Memang, baru-baru ini IPA yang ada di Kelurahan Ngade mengalami peningkatan tekanan tinggi. Akibatnya, pasokan air bersih untuk beberapa wilayah di Kota Ternate terhambat.

 

“Sudah normal kembali. Bahkan produksi lebih baik dari sebelumnya.” Kata Syafei saat diwawancarai kalesang.id, Selasa (30/5/2023).

Baca Juga: Simak! Jadwal Keberangkatan hingga Kepulangan Jemaah Haji Maluku Utara

 

Jadi, dia menekankan dan menyampaikan kepada petugas pelayanan air di lapangan agar benar-benar disiplin terkait dengan pembagian air kepada masyarakat.

 

Sebab, Syafei menambahkan, dengan keterbatasan produksi, maka kuncinya adalah disiplin sehingga masyarakat tetap mendapatkan air bersih, terutama di titik-titik rawan terjadinya macetnya air.

 

“Memang sebagian permasalahan karena kurangnya produksi, tetapi sebagian juga ada keterlambatan buka valve atau alat yang berfungsi untuk mengatur debit atau volume air. Jadi kadang-kadang pelayanan ini terganggu karena tidak disiplin.” Ungkapnya.

Baca Juga: Loela Drakel dan Tujuh Penyanyi Bakal Konser di HUT Kabupaten Kepulauan Sula ke-20

 

Makanya, lanjut dia, dari permasalahan itu terdapat beberapa usulan yang cukup rasional yang nantinya akan dipakai seperti menambah valve. Karena, pipa yang berada di jalur kemiringan sulit untuk mendistribusikan air ketika valve dilepas.

 

“Solusinya karena valve jaraknya cukup jauh, jadi di antara jarak itu kita juga akan pasang valve. Begitu jalur bagian bawah sudah full, kita akan kunci sehingga pembagian jalur airnya merata.” Tukasnya.

 

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Junaidi Drakel