Membaca Realitas

Suporter Sepak Bola di Tidore Bentrok, Polisi Lakukan Mediasi

Pertemuan Berakhir Damai, Dua Kubu Saling Memaafkan

TIDORE (kalesang) – Aksi saling lempar antara supertor sepak bola Poram Mareku dan Pusam Tomalou yang terjadi Selasa (30/5/2023) pukul 18.30 WIT akhirnya selesai dengan damai setelah dimediasi pihak Polresta Tidore Kepulauan pada Rabu (31/5/2023).

Insiden perkelahian antar suporter ini terjadi di RW 02 Kelurahan Tomalou Tidore Selatan. Menurut keterangan resmi polisi, insiden ini bermula saat suporter Poram Mareku ketika hendak pulang usai menyaksikan pertandingan penentu untuk lolos ke semifinal antara PS Poram vs As. Rumania di ajang Gurabati Open Tournamen (GOT) massa dari arah Kelurahan Gurabati menuju ke Kelurahan Mareku Tidore Utara.

“Ketika melewati jalan raya Kelurahan Tomalou tepatnya di RW 02 Tomalo, terjadi pelemparan batu terhadap rombongan suporter Poram Mareku.”Ujar Irwan dalam keterangan polisi.

Aksi saling lempar dan kejar-kejaran terjadi hingga memasuki perbatasan antara Kelurahan Tuguiha.

Peristiwa tersebut berhasil diredam gabungan personil Polsek Tidore Selatan, Tidore Utara, dan Babinsa sekitar pukul 22.00 WIT. Akhirnya kedua pihak kembali ke kelurahan masing-masing.

Koordinator antara suporter Pusam Tomalou dan Poram Mareku lantas bertemu telah sepakat untuk berdamai dihadapan Kapolresta Tidore Kombes (Pol) Yury Nurhidayat di Mako Polresta Tidore Kepulauan, Rabu (31/5/2023).

Bentrok yang terjadi antar suporter

“Pertemuan hari ini, alhamdulillah sudah ada solusi, baik dari Pusam Tomalou maupun dari Poram Mareku, dan juga Panitia Gurabati Open Tournament tadi, telah sepakat untuk berdamai.” Ungkap Yury di halaman Mako Polresta Tidore Kepulauan.

Dia menjelaskan, dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak saling mengintropeksi diri dan saling meminta maaf, saling menerima serta tidak lagi mencari benar salah untuk memperpanjang masalah.

Yury bilang, karena sikap saling respect ini, Polresta Tidore akan mengawal hasil kesepakatan kedua pihak agar menjaga kondusifitas dan ketertiban di lanjutan pertandingan Gurabati Open Turnamen.

“Insha Allah, semoga situasi akan kembali aman dan kondusif seperti keinginan bersama.” Harapnya.

Dia menambahkan, untuk menjamin dan memaksimalkan ketertiban dan keamanan di kedua pihak, dirinya akan bersilaturahmi dengan masyarakat Kelurahan Tomalou, Jumat (2/6/2023).

“Nanti pada hari Jumat saya akan bersilaturahmi di Tomalou. Setelah sholat Jumat, saya akan berikan pengarahan pada anak-anak muda disana.”Ucap dia.

Untuk diketahui, mediasi ini diakhiri dengan penyataan sikap damai dari kedua belah pihak, dimana suporter Pusam Tomalou diwakili Ismanto Saleh, sementara Rustam Alting mewakili Suporter Poram Mareku dihadapan Camat Tidore Selatan dan Camat Tidore Utara, Lurah Mareku, Lurah Tomalou, Lurah Gurabati, dan Panitia GOT 2023.

Reporter: M. Rahmat Syafruddin
Redaktur: Wawan Kurniawan