Komite Sekolah, Guru dan Alumni Gelar Aksi Tolak Nurjana Junus Sebagai Kepala SMKN-1 Ternate
Ancam Duduki Kediaman Gubernur Desak Batalkan SK
TERNATE (kalesang) – Aksi penolakan para guru dan siswa atas pengangkatan kembali Nurjana Tahir Junus sebagai Kepala SMKN-1 Kota Ternate defenitif oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), terus berlanjut.
Guru serta alumni SMKN-1 Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut), mengelar aksi penolakan lanjutan terhadap, Senin (5/6/2023) pagi tadi.
Berita Terkait:Gedung SMKN-1 Ternate Dipenuhi Spanduk Tolak Penetapan Kepsek Nurjana Junus
Pasalnya, aksi protes yang kesekian kalinnya ini, dipicu pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku Utara menerbitkan surat keputusan kembali mengangkat Surjana Tahir Junus sebagai Kepala SMKN-1 Kota Ternate defenitif, padahal beberapa bulan lalu, Nurjana sudah dinonaktifkan menyusul aksi protes dari dewan guru dan siswa.
Berita Terkait: Terkait Kepsek SMKN-1 Ternate, DPRD Provinsi Maluku Utara Angkat Bicara
Pemerintah Provinsi Maluku Utara bahkan menurunkan tim Inspektorat untuk melakukan audit keuangan dan program, karena ada laporan dugaan menyelewengkan anggaran Dana Operasional Sekolah (BOS) dan adminstrasi lainnya.
Namun entah mengapa, Dikbud Malut bersikeras tetap menempatkan Nurjana sebagi Kepala SMKN-1 Kota Ternate ditengah semua penolakan itu.
Berita Terkait: Enam Nama Calon Kepala SMKN-1 Kota Ternate Diusulkan ke BKPSDM Malut
Pantauan kalesang.id, aksi penolakan itu diwarnai dengan pemajangan puluhan spanduk di gedung sekolah yang tertulis, berbagai kalimat penolakan. “Pak gub tolong jangan serahkan lagi masalah SMKN-1 Kota Ternate kepada yang maha kuasa”, “save SMKN-1 Kota Ternate”, “Kami menolak Kepsek yang suka adudomba”, “pimpinan yang bermasalah masuk 40 guru”, “kembalikan guru-guru kami yang dimutasi karena arogansi pimpinan”.
Ketua Komite SMKN-1 Kota Ternate, Hi. Rustam Hamza dalam orasinya mengatakan, keluarga di SMKN-1 Kota Ternate didalamnya termasuk siswa, guru, orangtua siswa dan alumni merasa prihatin atas kondisi SMKN-1 Kota Ternate terkait masalah pengangkatan Kepala SMKN-1 Kota Ternate Nurjana Tahir Junus.
Masalah Nurjana Junus ini kurang lebih lima bulan, hingga untuk mengantisipasi kegiatan di sekolah Dikbud mengeluarkan SK Pelaksana Tugas (Plt) Iswanto Marjuki, dimasa Plt Iswanto Marjuki itu, semua kegiatan sekolah berjalan baik.
“Namun berapa pekan lalu kita dikagetkan dengan SK pengangkatan Kepala SMKN-1 Kota Ternate definitif yakni, Nurjana Tahir Junus. ini pemaksaan.” Ungkap Rustam saat ditemui kalesang.id di sekolah.
Padahal, saat dipimpin Plt, kegiatan di sekolah, baik itu ujian, penyusunan anggaran, rencana kegiatan sekolah sudah diselesaikan, namun tiba-tiba ‘kacau’ karna ada SK gubernur yang mengangkatan Nurjana Junus sebagai Kepala SMKN-1 Kota Ternate.
“Kami tegas menolak Nurjana Junus sebagai Kepala SMKN-1 Kota Ternate, disamping aksi ini kami meminta DPRD Provinsi Malut Komisi IV untuk mendesak inspektorat mengeluarkan hasil audit di SMKN-1 Kota Ternate.” Tegas Rustam.
“Kami akan melakukan aksi di kediaman gubernur untuk meminta segera membatalkan SK pengangkatan Nurjana Junus sebagai Kepala SMKN-1 Kota Ternate defenitif.”Ancam Rustam sembari menambahkan siapapun bisa menjadi Kepala SMKN-1 Kota Ternate, asalkan jangan Nurjana Junus.”Tukas Rustam. (tr-02)
Reporter: Dedi Sero-Sero
Redaktur: Wawan Kurniawan
