Membaca Realitas

Gempa Bumi Tektonik 5.4 Magnitudo Guncang Maluku Utara

Andri: Hasil Pemodelan Menunjukkan Gempa Bumi Ini Tidak Berpotensi Tsunami

 

TERNATE (kalesang) – Gempa bumi tektonik berkekuatan 5.4 Magnitudo (M) mengguncang wilayah Pulau Morotai, Maluku Utara, Kamis (20/7/2023).

Gempa bumi tersebut terjadi di wilayah pantai Utara Pulau Morotai. Berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3,03° LU ; 128,36° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 109 Km arah Timur Laut Daruba, Pulau Morotai, Maluku Utara, pada kedalaman 193 km.

Kepala Stasiun Geofisika Ternate, Andri Wijaya Bidang mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi dalam Lempeng Laut Maluku.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan kombinasi mendatar naik oblique thrust.” Kata Andri.

Berdasarkan estimasi peta guncangan, lanjutnya, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Pulau Morotai dan Halmahera Barat dengan skala intensitas II Modified Mercalli Intensity (MMI).

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.” Ungkapnya.

“Hingga pukul 08.28 WIT, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.” Tambah Andri.

Ia mengimbau, kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

 

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Junaidi Drakel