Membaca Realitas

Ketua Umum PB PGRI Janji Dorong Kekurangan Guru Sertifikasi di Maluku Utara ke Pemerintah Pusat

Unifah: Saya Dapat Informasi Pemerintah Pusat Dorong Sertifikasi Guru

 

TERNATE (kalesang) – Ketua umum PB Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Prof. Dr. Unifah Rosyidi, berjanji bakal mendorong aspirasi kekurangan guru sertifikasi di Maluku Utara ke Pemerintah Pusat.

“Kami berencana tanggal 1 Agustus akan menggelar kegiatan lewat zoom untuk membahas dan mengupas tuntas masalah sertifikasi guru.” Kata Unifah, Jumat (21/6/2023).

Menurut Unifah, dalam kegiatan zoom tingkat pusat yang diinisiasi PGRI nanti, dirinya mendesak agar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, menyederhanakan agar guru mempunyai hak sebagai guru profesional.

Setelah itu, lanjutnya, dikembalikan pada pemerintah daerah untuk membuat pelatihan pada guru yang belum memiliki sertifikasi, sehingga begitu tes mereka sudah punya pengalaman.

“Kami sudah berulang kali menyampaikan terkait masalah sertifikasi di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.” Ujar Unifah.

Baca Juga: Tunggak 7 Bulan, Pemprov Maluku Utara Didesak Bayar Gaji Guru Honorer

Unifah mengaku, pihaknya telah mendengar langsung kebijakan dari Pemerintah Pusat, di tahun 2023 ini akan berpihak pada guru.

“Saya mendapatkan informasi katanya Pemerintah Pusat akan berupaya mendorong sertifikasi guru.” Ucap Unifah.

Unifah menuturkan, selain sertifikasi guru, ada juga program pendidikan profesi guru dalam jabatan, jadi minimal program pendidikan profesi guru ini disiapkan untuk guru dan pra jabatan.

“Jadi menyiapkan guru sebelum mengajar, jika guru dalam jabatan kami mohon agar tetap bersandar pada UU dosen dan guru. Yang harus digunakan dalam program pendidikan profesi guru atau portofolio.” Ujarnya.

Sehingga, kata dia, guru juga tidak meninggalkan sekolah dan mendapatkan praktek terbaik dalam peningkatan proses belajar mengajar di sekolah.(tr-02)

 

Reporter: Dedi Sero-Sero
Redaktur: Junaidi Drakel