Membaca Realitas

Berasal dari Ternate, Berikut Manfaat Tersembunyi Bunga Telang

TERNATE (kalesang) – Bunga telang (Clitoria ternatea) pertama kali ditemukan di Pulau Ternate, Maluku Utara oleh Jacob Breyne pada pelayarannya di abad 17.

Bunga telang merupakan tumbuhan yang biasa ditemukan di pekarangan atau tepi hutan. Jacob Breyne pun terpesona pada tanaman merambat, berbunga ungu pada pelayarannya tersebut.

Mahkota bunga melebar seperti sayap kupu-kupu. Biji mirip kedelai. “Flos clitoridis ternatensibus,” kata Breyne. Bunga clitoris dari Ternate!

Selanjutnya, dilansir dari Mongabay, tanaman ini dinamai Clitoria ternatea, karena spesimen berasal dari Ternate.

Merujuk pada taksonomi Linnaeus, lokasi ditemukan tanaman menjadi penanda spesifik dari genus clitoria ini.

Jacob Breyne adalah seorang pedagang, sekaligus botanis. Dalam beberapa pengamatan akan aneka tanaman dari Amerika, Afrika Selatan, dan Hindia Belanda.

Kemudian dituliskan dalam sebuah buku Exoticarum aliarumque minus cognitarum plantarum centuria prima”, atau Tumbuhan eksotis dan yang kurang dikenal abad pertama, terbit pertama kali 1674.

Bukunya merangkum informasi ratusan tanaman, termasuk bunga telang ungu yang awalnya dianggap sebagai aprodisiak, dan dimanfaatkan untuk pewarna makanan.

Kini, diketahui tanaman ini tumbuh bagus di khatulistiwa Asia, termasuk Asia Selatan, dan Asia Tenggara. Ia juga menyebar dan berkembang di Afrika, Amerika, dan Australia. Di Australia, tanaman telang untuk memulihkan lahan bekas tambang batubara.

Dalam jurnal bergengsi Frontier in Plant Science terbitan Mei 2019 dengan judul artikel Butterfly Pea (Clitoria ternatea), a Cyclotide-Bearing Plant With Applications in Agriculture and Medicine cukup gamblang memaparkan manfaat tanaman telang.

Tulisan juga menerangkan sejumlah kemajuan penting atas penelitian Clitoria ternatea selama ini. Dari analisa asam lemak pada biji telang tahun 1954, hingga ekstraksi ethanolik organik sebagai bahan pestisida alami yang diberi nama merek dagang Sero X pada 2017.

Namun, bunga telang ungu diolah menjadi minuman relatif baru di Indonesia. Sebab, tradisi minum teh telang tidak ada. Tradisi yang ada adalah minum jamu, dan telang ungu tidak masuk dalam daftar tanaman herbal yang biasa dimanfaatkan sehari-hari.

Berikut manfaat telang ungu yang jarang diketahui

1.Kesuburan Tanah
Tanaman telang sebagai salah satu leguminosa memiliki manfaat yang dapat meningkatkan nutrisi nitrogen sehingga mampu menyuburkan tanah.

Akar telang diketahui banyak menghasilkan nodul atau benjolan pada akar yang merupakan tempat bakteri mengikat nitrogen.

Beberapa penelitian memperlihatkan tanaman ini bisa menyehatkan lahan kritis. Percobaan di sebuah lahan, pada usai 180 hari ditanami telang, kandungan organik, N, P, dan K pada tanah meningkat tajam.

Selain itu, daun tanaman telang memiliki potensi sebagai pakan ternak yang baik karena memiliki nilai nutrisi yang tinggi dan jika disukai ternak.

2. Pewarna makanan dan minuman alami
Dalam praktik kehidupan sehari-hari, bunga telang di Indonesia banyak sebagai pewarna makanan. Misal, untuk menghasilkan nasi berwarna biru dan berbagai minuman.

Pewarna makanan menggunakan bunga telang juga dikenal di beberapa negara di Asia Tenggara. Misal, nasi kerabu khas Malaysia adalah nasi berwarna biru yang dari pewarnaan bunga telang.

3. Meningkatkan Fungsi kognitif
Bunga telang atau Clitoria ternatea adalah nootropik alami. Artinya, tanaman ini berpotensi membantu meningkatkan fungsi kognitif manusia.

Fungsi kognitif sendiri merupakan fungsi kompleks pada otak yang melibatkan aspek memori, perhatian, perencanaan, nalar serta strategi berpikir.

Tak hanya itu, bunga telang mengandung asetilkolin, yang merupakan salah satu nutrisi penambah otak terbaik.

 

4. Menstabilkan gula darah

Hasil penelitian menunjukkan, mengonsumsi minuman yang mengandung ekstrak bunga telang meningkatkan kadar antioksidan serta mengurangi kadar gula dan insulin.

 

5. Menyehatkan kulit dan rambut
Kulit dan rambut menjadi bagian tubuh yang turut merasakan khasiat bunga telang. Adapun manfaat ini, salah satunya terbukti dengan sebuah studi pada 2021, yang menunjukkan bahwa bunga telang membantu meningkatkan hidrasi kulit sampai 70 persen.

Penelitian pada 2012 juga menemukan, bunga telang lebih efektif dalam meningkatkan pertumbuhan rambut daripada minoxidil, obat perangsang pertumbuhan rambut.

 

6. Mengandung antioksidan
Antioksidan dapat melindungi sel-sel sehat di dalam tubuh. Untuk mendapatkannya, kamu bisa mengonsumsi air bunga telang.

Dari penelitian International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, ilmuwan menyimpulkan jika sumber antioksidan pada bunga telang dihasilkan oleh ekstrak metanol di dalamnya.

7. Mempercepat Proses Penyembuhan Luka
Manfaat bunga telang selanjutnya adalah mempercepat proses penyembuhan luka. Hal tersebut bisa didapatkan karena ekstrak biji bunga telang mengandung flavonoid glikosida.

Sedangkan ekstrak tumbuhannya mengandung senyawa fenolik. Baik diminum maupun dioles, bunga telang dapat mempercepat proses penyembuhan luka.

8. Meringankan Gejala Depresi
Di dalam bunga telang terkandung asam palmitat, yaitu senyawa yang mirip dengan asam linolenat. Asam linoleat sendiri adalah asam lemak omega-3 esensial, yang bisa mengontrol kadar kolesterol dalam darah.

Manfaatnya melindungi sistem saraf pusat dari kerusakan. Nah, asam palmitat tersebut memiliki sifat antioksidan yang berperan sebagai antidepresan alami.

9. Menurunkan Kolesterol Tinggi
Manfaat bunga telang selanjutnya adalah menurunkan kolesterol tinggi (hiperlipidemia). Jika kolesterol dapat dikontrol, maka kesehatan organ jantung pun dapat terjaga dengan baik.

10. Meringankan Gejala Diabetes
Penelitian yang dilakukan pada hewan menunjukkan bahwa bunga telang dapat mengontrol penyerapan gula darah. Hal tersebut otomatis dapat menjaga kestabilan gula darah pada seseorang.

11. Meringankan Gejala Asma
Ekstrak bunga telang dipercaya dapat meringan gejala asma dan bronkitis. Kemampuannya tersebut didapatkan dari sifat antioksidan dan antiasthmatic yang dimilikinya.

Untuk mendapatkan sejumlah manfaat bunga telang seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kamu dapat memetik 10 kelopak bunga tersebut.

Kemudian rendam selama 15 menit di dalam air panas. Ketika kelopaknya sudah tidak berwarna biru lagi, buang kelopak dan saring airnya. Air akan tampak berwarna biru keunguan dan siap untuk diminum.

Reporter: Siti Halima Duwila