PKB Maluku Utara: Pasangan Anies-Cak Imin Gampang Dijual ke Masyarakat
TERNATE (kalesang) – Ketua DPW PKB Maluku Utara Jasri Usman mengaku pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Anies-Cak Imin) gampang dijual atau diendors ke masyarakat.
“Maluku Utara ini kan orang yang sangat religius. Jadi pasangan Anies Baswedan dan Gus Muhaimin ini gampang untuk diterima di masyarakat Maluku Utara yang religius ini.” Kata Jasri usai rapat konsolidasi bersama PKS dan NasDem, Kamis (28/9/2023).
Menurutnya, pasangan Anies-Cak Imin akan meraih suara terbanyak nantinya. keyakinan itu, Jasri menyebutkan, disuport oleh beberapa lembaga survei, dimana jumlah pemilih di Maluku Utara untuk pasangan itu cukup tinggi.
Apalagi, kata dia, dari tiga partai pendukung Anies-Cak Imin terdapat kader di beberapa daerah di Maluku Utara seperti Kota Ternate, Halmahera Selatan, Halmahera Barat dan Halmahera Utara yang menjadi kepala daerah.
“Dengan demikian kami beroptimis bahwa kantong-kantong itu akan menjadi lumbung (suara) untuk kemenangan pasangan ini.” Ucapnya.
Lebih lanjut, dia menyebutkan, jumlah kursi PKB kabupaten/kota di Maluku Utara kurang lebih sebanyak 22 kursi, tentu hal itu menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam rangka mengendors pasangan Anies-Cak Imin.
BACA JUGA: 3 Partai Koalisi Perubahan di Maluku Utara Siap Menangkan Anies-Cak Imin
“Tentu Partai NasDem di atas 20 (kursi) juga dan PKS pun sama, tinggal tim kita mengkonsolidir. Kita tetap optimis, dengan sumber daya dan kemampuan yang ada kita pasti memenangkan pertarungan ini.” Ujarnya.
Untuk itu, lanjutnya, dalam waktu dekat pihaknya bersama PKS dan NasDem akan melakukan pertemuan secara teknis untuk membentuk tim pemenangan Anies-Cak Imin baik ditingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Tentu hal tersebut, Jasri menambahkan, akan mengandalkan struktur kepengurusan dari ketiga partai yang tergabung dalam Koalisi Perubahan di Pilpres 2024.
“Insya Allah dalam waktu dekat kita akan keluarkan siapa yang menjadi ketua tim pemenangan.” Ucap Jasri.
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Junaidi Drakel
