TERNATE (kalesang) – Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Ternate, Maluku Utara, Thamrin Marsaoly mengimbau kepada petani agar menanam komoditas yang tepat di tengah badai fenomena el nino.
Thamrin menyebutkan, berdasarkan informasi dari BMKG, bahwa fenomena el nino atau cuaca yang cukup panas masih terdampak di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Kota Ternate, Maluku Utara.
“Jadi kami mengimbau petani harus memilih komoditas yang tepat. Dari 200 kelompok, kami advokasi adalah kepada petani yang menanam hortikultura, misalnya sayuran, itu pun harus berdekatan dengan sumber air.” Kata Thamrin, Selasa (24/10/2023).
Untuk petani yang berada di lereng-lereng pegunungan, lanjutnya, tentu penanaman dihentikan sementara. Karena, petani sayuran akan sedikit terkendala dengan jangkauan air.
Dengan kondisi itu, Thamrin menambahkan, pihaknya juga sudah menyiapkan lahan sekitar 10 hektare di beberapa titik yang tersebar, untuk persiapan menanam bawang.
“Jadi sekarang ini sudah tahap pembersihan lahan, setelah mungkin ada hujan proses tanam sudah mulai jalan.” Katanya.
“Kenapa bawang? Prosesnya kan bisa 2 sampai 3 bulan. Artinya, mendekati natal dan tahun baru ke depan bawang yang ditanam itu sudah bisa di panen. Sehingga ketersediaan stok ada.” Tambah Thamrin.
Untuk komoditas seperti cabai dan tomat, kata Thamrin, ketersediaan cukup aman. Karena saat ini para petani di beberapa lokasi sedang dalam proses panen.
“(Sekali lagi) petani agar melihat cuaca, dengan cuaca yang ada harus menanam apa yang cocok.” Pungkasnya.
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Junaidi Drakel
