TERNATE (kalesang) – Demo ratusan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok cipayung plus di Kota Ternate, Maluku Utara, berujung ricuh. Ricuh diawali saling dorong antara mahasiswa dan petugas kemanan.
Awalnya, aksi demonstrasi berjalan lancar, akan tetapi adu mulut dan saling dorong pun tidak bisa terelakkan yang berujung ricuh, diikuti saling lempar di lokasi kejadian.
“Jangan pakai lempar. Stoop.” Teriak komando orator di atas mobil bermuatan sound system sebagaimana dikutip kalesang.id, Kamis (26/10/2023).
Berita Terkait: Ratusan Mahasiswa Demo Pemkot Ternate
Meski demikian, aksi ricuh dan saling lempar tersebut tidak berlangsung lama. Kondisi itu berjalan kurang lebih selama 15 menit. Setelahnya, demonstrasi pun kembali berjalan seperti biasanya.
Di sisi lain, kondisi arus lalu lintas di lokasi unjuk rasa tepatnya di depan Kantor Walikota Ternate berjalan lancar dan dijaga ketat oleh pihak kepolisian.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aksi demonstrasi ratusan mahasiswa di Kota Ternate tersebut memprotes kebijakan-kebijakan Pemkot Ternate terkait infrastuktur dan pelayanan publik.
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Junaidi Drakel
