Membaca Realitas

PDI-P Maluku Utara Beri Sinyal Dukungan, Begini Respons Sultan Tidore

TERNATE (kalesang) – DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Maluku Utara memberikan sinyal dukungan ke Sultan Tidore, Husain Alting Sjah untuk bertarung ke Pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku Utara.

Selain Husain, Walikota Tidore Kepulauan (Tikep), Capt Ali Ibrahim juga menjadi salah satu kandidat yang masuk dalam daftar usulan PDI-P. Nantinya, dua nama itu akan diserahkan ke DPP, dan selanjutnya diberikan rekomendasi untuk bertarung.

“Dalam rapat tadi, nama yang menguat untuk calon gubernur adalah Sultan Tidore, Husain Syah dan Capt Ali Ibrahim.” Ungkap Ketua DPD PDI-P Maluku Utara, Muhammad Sinen, usai Rakorda di Grand Majang Hotel, Sabtu (20/4/2024) kemarin.

Merespons hal tersebut, Husain Alting Sjah menyampaikan terima kasihnya soal sinyal dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.

BACA JUGA: Mantap Bertarung di Pilgub Maluku Utara, Sultan Tidore Kembalikan Berkas ke Demokrat

“Saya berterimakasih kepada Ketua DPD PDI-P Maluku Utara dan jajarannya di tingkat DPC secara keseluruhan yang telah mengusung nama saya. Tentu saya merasa bersyukur berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya.” Ujar Husain, Minggu (21/4/2024).

BACA JUGA: Maju Pilkada Maluku Utara, Sultan Tidore dan Aliong Mus Ambil Formulir Lewat Demokrat 

Dengan dukungan itu, Husain mengatakan, dirinya akan membangun kerjasama dengan PDI-P serta partai-partai lainnya. Sehingga sama-sama bisa menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku Utara ke depan.

“Sejauh ini komunikasi dengan PDI-P sangat bagus, intens. Tapi saya juga menyadari, PDI-P adalah partai terbuka dan menerima siapa saja.” Aku Husain.

Ditanya soal calon wakil gubernur yang bakal mendampingi di Pilgub Maluku Utara, Husain bilang, dirinya masih mengikuti perkembangan dan dinamika yang ada di Maluku Utara.

“Jadi saya akan jalan ke kabupaten/kota untuk mendengar aspirasi yang datang dari bawah, dan menyaring figur yang layak dan pantas mendampingi saya.” Katanya.

Reporter: Rahmat Akrim

Editor: Redaksi