TERNATE (kalesang) – Cengkeh dan sapi potong sumbang penurunan Nilai Tukar Petani (NTP) Maluku Utara pada Juli 2024.
Hal ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara, yang diterima pada Kamis (1/8/2024) kemarin bahwa, NTP Maluku Utara pada Juli 2024 sebesar 103,68 persen terjadi penurunan sebesar 1,03 persen dibandingkan bulan Juni 2024 sebesar 1,79 persen.
Penurunan NTP pada Juli ini disebabkan oleh, indeks harga yang diterima petani (IT) itu mengalami penurunan sebesar 0,89 persen. Sementara indeks harga yang dibayar petani mengalami kenaikan sebesar 0,15 persen.
“Adapun komoditas yang menyebabkan indeks harga petani menurun di Provinsi Maluku Utara merupakan cengkeh dan sapi potong.” Jelas Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara, Nurhidayat Maskat.
Sementara untuk indeks harga yang dibayar petani mengalami kenaikan, diantanya Cabe merah dan tomat.
Jika diliat dari subsektor nilai tukar petani tertinggi itu dialami oleh subsektor holtikultura dimana terjadi kenaikan nilai tukar petani sebesar 4,76 persen pada Juli dibandingkan Juni sebelumnnya.
“Adapun penurunan nilai tukar petani yang terdalam itu terjadi pada subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,67 persen dibandingkan dengan dengan bukan sebelummnya.” Pungkasnya.
Penulis : Yunita Kaunar
Redaktur : Yunita Kaunar
