Membaca Realitas

132 Ribu Merchant Gunakan QRIS, Sistem Pembayaran Digital Kian Dominan

TERNATE,Kalesang – Kinerja sistem pembayaran digital di Provinsi Maluku Utara terus menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Hingga September 2025, jumlah merchant pengguna QRIS di daerah ini telah mencapai sekitar 132 ribu merchant, atau tumbuh 31 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Selain pertumbuhan merchant, jumlah pengguna QRIS juga meningkat signifikan. Tercatat sebanyak 102 ribu orang telah menggunakan QRIS sebagai alat transaksi digital, atau naik 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Yang paling mencolok, volume transaksi QRIS melonjak hingga 139 persen dibandingkan tahun lalu.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, Dwi Putra Indrawan, Selasa (2/12/2025), menilai lonjakan ini menunjukkan semakin kuatnya penerimaan masyarakat terhadap sistem pembayaran non-tunai.

“QRIS bukan hanya memudahkan transaksi masyarakat, tetapi juga mendorong inklusi keuangan, terutama bagi pelaku UMKM di daerah,” ujar Dwi dalam paparannya.

Selain di sektor masyarakat, digitalisasi juga terus diperluas pada pemerintah daerah melalui Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Saat ini, 10 dari 11 pemerintah daerah di Maluku Utara telah masuk kategori digital.

Bahkan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Selatan berhasil meraih sejumlah penghargaan nasional dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terkait kinerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Pencapaian ini dinilai sebagai bukti komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi ekonomi digital di wilayah timur Indonesia.