Berikut Capaian Polda Malut Dalam Bidang Penegakan Hukum dan Penertiban Masyarakat Sepanjang Tahun 2025
Kalesang – Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara mencatat sejumlah capaian penting dalam bidang penegakan hukum, ketertiban masyarakat, serta pengawasan internal personel.
Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Drs. Waris Agono, dalam konferensi pers. Selasa (30/12/2025) menjelaskan bahwa Salah satu pencapaian utama adalah penurunan tingkat kejahatan umum. Data Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) menunjukkan jumlah kasus yang ditangani turun sebesar 2,6 persen, dari 1.682 kasus pada 2024 menjadi 1.638 kasus pada 2025.
“Meskipun kasus kriminalitas menurun namun kasus Penganiayaan masih tinggi dengan 344 kasus sementara kasus pengeroyokan 131 Kasus, kita akan terus melakukan upaya preventif dan represiv guna menekan angka kriminalitas kedepan.” Jelasnya.
Sementara itu jumlah kasus yang ditangani Ditreskrimsus Polda Malut dan jajaran Polres pada tahun 2025 sebanyak 122 kasus 122 kasus ini naik sebanyak 4 kasus atau 3 persen dibandingkan tahun 2024
“Untuk jumlah kasus yang ditangani Ditreskrimsus Polda Malut sendiri, sebanyak 59 lapoan polisi (LP) yang didominasi tindak pidana Informasi dan Transaksi Eletronik (ITE) serta Tipidkor” Jelasnya Jenderal bintang dua tersebut.
Kasus yang ditangani Ditreskrimsus sejumlah 59 LP di dominasi Tipidsiber sebanyak 21 kasus. Kemudian Tipidkor 14 kasus, Fismondev 10 kasus, Tipidter 10 kasus dan Indag 4 kasus.
Di sisi lain, pengungkapan kasus narkoba justru mengalami peningkatan signifikan. Sepanjang 2025, jumlah kasus narkotika yang berhasil diungkap meningkat 33 persen atau mencapai 164 kasus, sementara jumlah tersangka yang diamankan naik 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dalam bidang ketertiban lalu lintas, Polda Maluku Utara juga mencatat tren positif. Pelanggaran lalu lintas mengalami penurunan drastis, dengan tilang manual turun 34 persen dan teguran berkurang 25 persen.
“Capaian ini hasil dari intensifnya edukasi serta sosialisasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat.” jelas Kapolda.
Tak hanya itu, Polda Maluku Utara juga menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional. Sepanjang tahun 2025, institusi ini meraih 13 penghargaan nasional, termasuk penghargaan dari Kapolri atas pelayanan prima dan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Sementara di tingkat internasional, sejumlah personel berhasil mengharumkan nama daerah melalui ajang olahraga World Police and Fire Games di Amerika Serikat.
Sebagai bentuk apresiasi internal, sebanyak 115 personel berprestasi menerima penghargaan atas dedikasi mereka dalam pelaksanaan tugas, keberhasilan pengungkapan kasus, serta prestasi di bidang olahraga.
Kapolda juga menegaskan komitmen institusinya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami tetap bekerja sebaik mungkin untuk memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat Maluku Utara,” ujarnya.
Meski mencatat berbagai capaian positif, Polda Maluku Utara juga mengakui adanya kenaikan pada beberapa jenis kasus.
Tindak pidana kriminal khusus (krimsus) meningkat 3 persen, yang didominasi oleh kejahatan siber. Selain itu, angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) juga mengalami kenaikan sebesar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Reporter: Badruddin A.Salim
Editor: Wendi Wambes.
