Membaca Realitas

Lama Terbengkalai, Plaza Gamalama Dirancang Disewa per Lantai

TERNATE, Kalesang – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate terus mencari terobosan agar gedung Plaza Gamalama dapat segera dimanfaatkan. Pasalnya, jika harus menunggu proses pengelolaan secara menyeluruh, dikhawatirkan akan memakan waktu cukup lama dan berpotensi membuat aset daerah itu kembali terbengkalai.

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, mengatakan pihaknya kini tengah memikirkan skema pemanfaatan yang lebih taktis dan cepat. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah sistem penyewaan gedung per lantai.

“Ada berpikir untuk sesegera dimanfaatkan, karena kalau bertahan dan menunggu proses pengelolaan penuh mungkin akan lama. Jadi mau tidak mau kita mencari skema yang lebih cepat,” ujar Tauhid, Senin (9/2/2026).

Terkait mekanisme penilaian aset atau appraisal, Tauhid menjelaskan bahwa prosedur tersebut memang menjadi ketentuan wajib jika dilakukan kerja sama pengelolaan secara menyeluruh. Namun, menurutnya, fokus utama Pemkot saat ini adalah percepatan pemanfaatan gedung.

“Bukan terpaku pada penilaian appraisal. Memang aturannya begitu, kalau mau dibuat pengelolaan harus ada penilaian. Tapi ini kita cari skema lain, mungkin pemanfaatan per lantai,” jelasnya.

Meski demikian, Tauhid mengakui bahwa pada tahun anggaran 2026 belum tersedia alokasi dana khusus untuk perbaikan atau renovasi gedung Plaza Gamalama. Keterbatasan keuangan daerah menjadi salah satu kendala utama.

“Untuk tahun ini anggaran perbaikan gedung belum ada, karena keterbatasan,” ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut, skema penyewaan per lantai dinilai sebagai solusi paling realistis agar Plaza Gamalama dapat segera beroperasi dan memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD), tanpa harus menunggu proses birokrasi pengelolaan yang memakan waktu panjang.

Reporter: Nur Imaniar Naraya
Editor : Yunita Kaunar