TERNATE, Kalesang – Menjelang bulan suci Ramadan 2026, harga sejumlah komoditas ikan di pasar tradisional Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, mulai mengalami kenaikan. Lonjakan harga ini dipicu oleh menipisnya stok akibat faktor cuaca serta berkurangnya aktivitas melaut para nelayan. Selasa (17/2/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, harga ikan cakalang ukuran 2 kilogram kini mencapai Rp150.000 per ekor. Padahal, sebelumnya harga untuk ukuran yang sama masih berada di kisaran Rp120.000 per ekor.
Salah satu pedagang ikan di pasar setempat, Yamin, mengatakan kenaikan harga terjadi karena pasokan ikan yang masuk ke pasar tidak stabil.
“Sekarang yang ukuran 2 kilo itu Rp150.000. Sebelum menjelang Ramadan masih Rp120.000. Stok lagi agak kosong, kalau stok kosong otomatis mahal,” ujar Yamin.
Sementara itu, untuk ikan cakalang ukuran 1 kilogram dijual Rp35.000 per ekor, naik dari harga sebelumnya Rp25.000. Yamin menjelaskan, meski stok biasanya tersedia setiap hari, terdapat jeda waktu pasokan akibat nelayan tidak melaut selama beberapa hari terakhir.
“Ini karena menjelang Ramadan ada jeda tiga hari baru masuk lagi. Kalau stok penuh, harga bisa turun sampai Rp80.000 untuk ukuran 2 kilo,” tambahnya.
Kenaikan harga juga terjadi pada ikan jenis tude dan sorihi. Pedagang lainnya, Ibu Tati, mengungkapkan bahwa meningkatnya harga di tingkat pemasok atau gabus membuat pedagang terpaksa menyesuaikan harga jual agar tidak mengalami kerugian.
“Sekarang jual tude Rp40.000 sampai Rp50.000 per kilo. Sebelumnya Rp35.000 sampai Rp40.000. Kalau sorihi sekarang Rp50.000 sampai Rp60.000, sebelumnya Rp35.000,” ungkap Ibu Tati.
Ia menjelaskan, harga satu gabus ikan tude saat stok terbatas bisa mencapai Rp2.000.000. Padahal saat tangkapan melimpah, harga per gabus hanya berkisar Rp1.200.000 hingga Rp1.300.000.
Para pedagang mengaku ketersediaan stok selama Ramadan sangat bergantung pada kondisi cuaca dan operasional kapal nelayan. Saat ini, sebagian besar pasokan ikan didatangkan dari luar daerah seperti Tobelo, Bacan, dan Sanana.
“Stok ikan dari Tobelo, Bacan, dan Sanana. Untuk Ternate sendiri stoknya masih kosong. Kalau perahu tidak keluar karena cuaca, stok pasti kurang dan harga naik lagi. Kalau tidak naikkan harga, modal tidak kembali,” tutup Ibu Tati.
Reporter : Nur Imaniar Naraya
Editor : Yunita Kaunar
