Membaca Realitas

Wali Kota Ternate Klaim Rakernas JKPI Beri Dampak Positif bagi Ekonomi

TERNATE, Kalesang, – Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menyebut pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke-XII memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal di Kota Ternate.

Hal itu disampaikan Tauhid saat memimpin apel pagi gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di halaman Kantor Wali Kota Ternate, Senin (14/9/2026) pagi.

Apel tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Ternate H. Rizal Marsaoly, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kota Ternate.

Dalam arahannya, Tauhid menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antarjajaran pemerintahan dalam menjalankan berbagai program dan kegiatan.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan berskala nasional, seperti Rakernas JKPI, tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak.

“Salah satu yang kita lihat adalah jalannya pelaksanaan Rakernas JKPI ke-XII di Ternate. Pelaksanaannya sukses digelar berkat kerja sama kita,” ujar Tauhid.

Ia mengatakan, sejumlah kepala daerah yang menghadiri Rakernas JKPI juga memberikan apresiasi terhadap kesiapan Pemerintah Kota Ternate sebagai tuan rumah.

“Bahkan sejumlah kepala daerah yang hadir sangat mengapresiasi Pemerintah Kota. Mereka menilai Ternate sangat siap menjadi tuan rumah Rakernas JKPI,” katanya.

Tauhid menilai, selain memperkuat posisi Ternate sebagai kota pusaka, kegiatan tersebut juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, kedatangan delegasi dari berbagai daerah turut meningkatkan perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung.

“Karena banyak delegasi dari berbagai daerah yang datang di Kota Ternate. Ini sangat meningkatkan ekonomi di Kota Ternate lewat kegiatan nasional JKPI,” ungkapnya.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Ternate selanjutnya akan menghitung kontribusi ekonomi yang dihasilkan selama pelaksanaan Rakernas JKPI.

“Nanti juga akan dihitung kontribusi pendapatan selama kegiatan JKPI,” ujarnya.

Tauhid juga mengungkapkan adanya laporan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengenai sejumlah pendatang yang berbelanja produk lokal Ternate, khususnya ikan teri (ngawi) dan kenari.

“Mereka menilai ikan teri (ngawi) di Ternate ini lebih segar daripada daerah lain di luar Maluku Utara,” katanya.

Di akhir arahannya, Tauhid menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN, PPPK, jajaran keamanan, serta masyarakat Kota Ternate yang telah terlibat dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan nasional tersebut.

Ia berharap semangat kolaborasi yang terbangun selama Rakernas JKPI dapat terus dipertahankan dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan di Kota Ternate.