Membaca Realitas

Pasca Lebaran, Aktivitas Pedagang Musiman dan Bongkar Muat di Terminal Ternate Akan Ditertibkan

TERNATE, Kalesang – Penataan kawasan terminal di Kota Ternate dipastikan akan dilakukan secara total setelah perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil untuk mengembalikan fungsi terminal yang sempat semrawut akibat aktivitas pedagang musiman serta kendaraan yang melakukan bongkar muat di area terlarang.

Ketua Trayek Terminal, Usman, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan tidak ada lagi kendaraan jenis truk maupun mobil bak terbuka (open cup) yang menetap atau melakukan aktivitas bongkar muat di dalam terminal setelah Lebaran.

“Kalau untuk penertiban, nanti habis Lebaran ini kami akan laksanakan. Terminal harus dibersihkan, baik dari aktivitas ojek maupun motor yang keluar-masuk tidak pada tempatnya,” ujar Usman, Senin (16/3/2026).

Terkait keberadaan pedagang musiman yang sempat berjualan menjelang malam Ela-Ela, Usman menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan bentuk kebijakan kemanusiaan dari Wali Kota Ternate. Menurutnya, para pedagang sebelumnya mengeluhkan sepinya pembeli di lokasi jualan mereka di kawasan Barito.

“Sebenarnya Pak Wali tidak menyuruh mereka buka tenda. Beliau hanya menyampaikan bahwa mungkin tiga hari menjelang Idulfitri atau malam Ela-Ela mereka bisa mencari rezeki sedikit. Itu pun tidak dengan tenda permanen,” jelasnya.

Usman menambahkan, keputusan tersebut diambil setelah sejumlah pedagang perempuan mendatangi Wali Kota untuk menyampaikan aspirasi mereka. Para pedagang bahkan mengaku mengalami kerugian karena minimnya pembeli di lokasi sebelumnya.

Ia juga menilai rencana awal memusatkan pedagang di kawasan Kampung Ramadan kurang efektif karena tingkat kunjungan masyarakat yang rendah. Kondisi tersebut membuat para pedagang memilih kembali berjualan di sekitar terminal yang dinilai lebih strategis.

“Strategi di sana memang tidak pas, pembeli kurang. Makanya pedagang kembali ke terminal karena kalau di sana mereka tidak dapat penghasilan,” katanya.

Meski selama Ramadan sempat diberikan kelonggaran, Usman menegaskan pihaknya bersama Dinas Perhubungan telah berulang kali membahas rencana penertiban permanen di kawasan terminal. Ia memastikan, setelah operasional Lebaran selesai, sopir dan petugas akan bersinergi menata kembali area tersebut.

“Mudah-mudahan setelah Lebaran nanti terminal bisa tertib. Tidak ada lagi angkutan yang bongkar muat sembarangan. Kami sudah berkali-kali membicarakan penertiban ini,” pungkasnya.

Reporter: Nur Imaniar Naraya
Editor : Yunita Kaunar