TERNATE, Kalesang – Geliat Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang digerakkan anak muda mulai menjamur di kawasan Lapangan Ngara Lamo, Kelurahan Salero, Kota Ternate. Usaha minuman kopi kekinian ini bahkan mampu menghasilkan pendapatan hingga ratusan ribu rupiah per hari, Selasa (24/3/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, para pelaku UMKM tersebut beroperasi pada malam hari dengan memanfaatkan motor gerobak listrik. Mereka menata kursi di sepanjang trotoar dan menawarkan beragam varian minuman, seperti kopi gula aren, salted caramel, butterscotch, hingga rasa pandan. Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau, yakni berkisar Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per cup.
Aktivitas berjualan biasanya dimulai sejak pukul 17.00 hingga 02.00 WIT, dan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang berkunjung ke kawasan tersebut.
Salah satu pedagang, Putri Ramadani T. Baco, mengaku baru dua hari berjualan di lokasi itu. Meski terbilang baru, ia mampu menjual sekitar 50 cup per hari dengan pendapatan mencapai Rp900 ribu.
“Harapannya ada perhatian dari dinas terkait, terutama dalam penyediaan listrik, tempat sampah, serta pengaturan parkir agar lebih tertata. Lokasi ini sangat strategis karena berada di pusat kota dan berdekatan dengan pasar malam, sehingga ramai pengunjung,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pengunjung, Al Akbar M. Dal, menilai kehadiran UMKM anak muda di kawasan tersebut sebagai fenomena positif yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Selain penjual kopi, terdapat pula pelaku usaha lain seperti penjual makanan ringan yang ikut meramaikan suasana.
Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama Kesultanan Ternate perlu berkolaborasi dalam menata kawasan agar tidak terkesan semrawut. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui penyediaan pelatihan bagi pelaku UMKM, serta pengaturan ruang publik dan parkir yang lebih baik.
“Pemerintah harus hadir untuk mendukung geliat usaha anak muda, termasuk dalam penataan dan pembinaan UMKM,” tandasnya.
