Membaca Realitas

Pasca Gempa M 7,6, BMKG Catat 400 Kali Gempa Susulan Terjadi di Maluku Utara

Ternate, Kalesang – BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Ternate melaporkan bahwa aktivitas gempa susulan pasca gempa bumi magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis 2 April kemarin masih terus terjadi.

Hingga Jumat (3/4/2026) pukul 08.00 WIT, jumlah gempa susulan tercatat telah mencapai sekitar 400 kali. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 gempa di antaranya dirasakan oleh masyarakat.

Ketua Tim Observasi BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, Basri Kamaruddin, mengungkapkan bahwa aktivitas susulan merupakan hal yang wajar setelah gempa utama dengan kekuatan besar.

“Untuk gempa susulan sampai pukul 08.00 WIT tadi sudah sekitar 400 kali, dengan 12 kali di antaranya dirasakan,” ujar Basri.

Ia juga menegaskan bahwa potensi terjadinya gempa susulan masih tetap ada, sehingga masyarakat diminta tetap waspada namun tidak panik.

“Potensi gempa susulan pasti ada. Kami selalu melakukan pemantauan secara intensif terhadap aktivitas gempa tersebut,” katanya.

Gempa terakhir terjadi di 94 kilo meter Barat Laut Jailolo Halmahera Barat  dengan kekuatan 5.2 Magnitudo.

BMKG terus mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap mengikuti informasi resmi dan tidak mudah terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, terutama terkait perkembangan aktivitas gempa susulan.