Gelombang Laut di Maluku Utara Berpotensi Capai 2 Meter, Warga Pesisir Diminta Waspada
Ternate, Kalesang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun BMKG Sultan Babullah Ternate merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Maluku Utara pada Sabtu (18/4/2026).
Prakirawan BMKG Sultan Babullah Ternate, Muhammad Dzikri Abdul Fattah, menyampaikan bahwa kondisi cuaca pada pagi hari umumnya cerah berawan. Meski demikian, terdapat potensi hujan ringan di sejumlah wilayah seperti Malifut, Wasile, Maba, Batang Dua, dan sekitarnya.
“Memasuki siang hingga sore hari, cuaca di sebagian besar wilayah Maluku Utara masih didominasi cerah berawan. Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di beberapa daerah, antara lain Galela, Kao, Malifut, Tobelo, Loloda, Ibu, Jailolo, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Sofifi, Oba, Wasile, Maba, Weda, Patani, Gebe, Gane, Obi, hingga Taliabu,” ungkapnya.
BMKG mencatat suhu udara di wilayah Maluku Utara berkisar antara 28 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 70–90 persen. Sementara itu, angin bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan antara 5 hingga 35 kilometer per jam.
Untuk peringatan dini cuaca, BMKG menyatakan nihil atau tidak terdapat potensi cuaca ekstrem yang signifikan pada hari ini.
Meski demikian, masyarakat di wilayah pesisir diminta tetap waspada terhadap kondisi gelombang laut. Tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,5 meter. Namun, terdapat potensi peningkatan gelombang hingga mencapai 2 meter di perairan Morotai, Loloda, Dama, Batang Dua, perairan Halmahera Timur, serta wilayah Gebe dan sekitarnya.
“Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum beraktivitas di laut guna menghindari risiko kecelakaan,” tandasnya.
