Ternate, Kalesang – Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menata kawasan Pasar Higienis dan sekitarnya, termasuk relokasi pedagang daun pandan ke lokasi yang telah disiapkan. Jumat (24/4/2026).
Hal tersebut disampaikan Rizal usai melakukan mediasi bersama para pedagang. Menurutnya, kebijakan relokasi merupakan bagian dari upaya mengembalikan fungsi kawasan ekonomi agar sesuai peruntukannya.
“Penataan ini dilakukan menyeluruh, mulai dari pedagang sayur, barito, penjual pisang hingga pedagang daun pandan. Ini semata-mata untuk mengembalikan fungsi kawasan zona ekonomi, khususnya di Pasar Higienis,” ujar Rizal.
Ia memastikan pemerintah telah menyediakan lokasi baru yang dinilai representatif, yakni di sisi barat pasar. Penempatan pedagang dalam satu kawasan, kata dia, justru akan memudahkan konsumen untuk berbelanja.
“Tempat mereka sudah disediakan dan cukup layak. Jika satu komunitas ditempatkan di satu lokasi, konsumen akan datang ke situ,” jelasnya.
Rizal juga meminta pedagang daun pandan tidak perlu khawatir terhadap kebijakan tersebut. Penataan dilakukan untuk menciptakan kenyamanan bagi seluruh masyarakat, baik pedagang, pejalan kaki, maupun pembeli.
“Dengan penataan ini, ada ruang khusus bagi pedagang, jalur pejalan kaki tertata, dan masyarakat yang berbelanja merasa lebih nyaman,” katanya.
Dalam proses mediasi, diakui Rizal, masih terdapat perbedaan sikap di kalangan pedagang. Dari total 41 pedagang daun pandan yang terdata, sebanyak 26 orang telah menyatakan kesediaannya untuk direlokasi, sementara sisanya masih menolak.
Sebagai bentuk dukungan, pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memberikan kebijakan pembebasan retribusi selama tiga bulan sebagai masa penyesuaian di lokasi baru.
“Ada kebijakan pembebasan retribusi selama tiga bulan untuk membantu pedagang beradaptasi di tempat yang baru,” ungkapnya.
Meski demikian, Rizal menegaskan bahwa pedagang tidak dapat kembali ke lokasi lama karena bertentangan dengan rencana penataan ruang kota. Ia berharap seluruh pedagang dapat memahami kebijakan tersebut dan segera menyesuaikan diri dengan lokasi baru yang telah ditetapkan.
