Membaca Realitas

Ternate hingga Taliabu Berpotensi Diguyur Hujan Lebat, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Ternate, Kalesang — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan update prakiraan cuaca untuk wilayah Maluku Utara pada Senin, (18/5/2026).

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah daerah.

Prakirawan BMKG Sultan Baabullah Ternate, Dewi Makhrantika Mandiong, menyampaikan bahwa pada pagi hari kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Maluku Utara umumnya cerah berawan. Namun demikian, terdapat potensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Taliabu, Mangole, Sulabesi, Obi, Bacan, Gane, Weda, Patani, Maba, Wasile, Loloda dan sekitarnya.

Sementara pada siang hingga sore hari, cuaca diperkirakan didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan hingga lebat yang meluas di sejumlah wilayah, meliputi Morotai, Loloda, Ibu, Sahu, Jailolo, Sidangoli, Galela, Tobelo, Kao, Malifut, Ternate, Tidore, Sofifi, Oba, Wasile, Maba, Buli, Weda, Patani, Gane, Bacan, Obi, Mangoli, Sanana, Taliabu dan wilayah sekitarnya.

BMKG mencatat suhu udara di Maluku Utara berada pada kisaran 25–32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara antara 75 hingga 100 persen. Sementara arah angin bertiup dari Timur hingga Barat Laut dengan kecepatan mencapai 5–40 kilometer per jam.

“Dalam peringatan dini cuaca, BMKG mengingatkan adanya potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang berpeluang terjadi di wilayah Ternate, Ibu, Sahu, Jailolo, Sidangoli, Sofifi, Tidore, Bacan, Gane, Taliabu dan sekitarnya,” bebernya.

Selain itu, kondisi perairan juga perlu diwaspadai. Tinggi gelombang laut diperkirakan berada pada kisaran 0,25 hingga 1,25 meter, dengan potensi peningkatan gelombang akibat kondisi cuaca buruk.

“Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem,” tandasnya.