Membaca Realitas

Sekda Ternate Tekankan Sinkronisasi Program Daerah dengan Asta Cita Presiden dalam Rakor Pro SN Malut

AstaTernate, Kalesang – Pemerintah Kota Ternate menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Program Strategis Nasional (Pro SN) melalui penyelarasan kebijakan daerah dengan agenda pembangunan pemerintah pusat.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, saat menghadiri Rapat Koordinasi Pemenuhan Data Program Strategis Nasional pemerintah kabupaten/kota se-Maluku Utara yang digelar di Hotel Bela, Rabu (20/5/2026).

Menurut Rizal, forum tersebut menjadi wadah untuk memastikan program pembangunan di daerah berjalan selaras dengan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan coaching clinic guna memperkuat pemenuhan data dan indikator program nasional.

“Rapat ini bertujuan menyamakan arah kebijakan daerah dengan program nasional. Ada juga coaching clinic agar indikator yang dimasukkan melalui aplikasi monitoring dan evaluasi Bappenas bisa dinilai secara optimal oleh Kementerian Dalam Negeri,” kata Rizal.

Ia menjelaskan, pelaksanaan rakor tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan seluruh pemerintah kabupaten/kota dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

Menurutnya, sinkronisasi kebijakan menjadi hal penting karena sejumlah target nasional pelaksanaannya berada di tingkat daerah.

“Melalui kegiatan ini terlihat bahwa pemerintah provinsi bersama 10 kabupaten/kota di Maluku Utara serius menyelaraskan kebijakan pusat dengan kebijakan di daerah,” ujarnya.

Rizal menuturkan, dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), terdapat berbagai program prioritas nasional yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Program tersebut mencakup penanganan kawasan kumuh, pengurangan angka kemiskinan, penurunan prevalensi stunting, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, rapat koordinasi tersebut juga menjadi sarana evaluasi untuk melihat perkembangan pelaksanaan program-program tersebut di masing-masing daerah.

“Lewat forum ini kita bisa mengetahui sejauh mana capaian program yang sudah dijalankan,” ucapnya.

Ia menambahkan, secara substansi pemerintah daerah selama ini telah menjalankan berbagai kebijakan nasional, meski implementasinya menggunakan nama program yang berbeda sesuai kebutuhan daerah masing-masing.

“Contohnya program pengentasan kemiskinan. Nama kegiatannya bisa berbeda di setiap daerah, tetapi tujuannya tetap sama, yaitu menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Rizal.