Membaca Realitas

Pemkab Morotai dan Wings Air Bahas Penambahan Jadwal Penerbangan, Targetkan Mulai Berjalan Juni 2026

Jakarta, Kalesang – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menjajaki kerja sama dengan maskapai penerbangan Wings Air untuk memperkuat konektivitas udara sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di daerah tersebut. Salah satu poin yang dibahas yakni penambahan frekuensi penerbangan rute Morotai–Ternate menjadi dua kali dalam sepekan.

Pembahasan kerja sama itu berlangsung dalam pertemuan antara jajaran Pemkab Pulau Morotai dan manajemen Wings Air di kantor pusat maskapai di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Pertemuan dipimpin langsung Bupati Pulau Morotai bersama Sekretaris Daerah Muhammad Umar Ali dan sejumlah pejabat daerah. Dari pihak maskapai hadir Chief Executive Officer (CEO) Super Air Jet, Ari Azhari, yang mewakili manajemen Wings Air.

Bupati Pulau Morotai mengatakan, peningkatan konektivitas udara menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk membuka akses yang lebih luas menuju Morotai, terutama dalam mendukung pengembangan pariwisata.

Menurutnya, penambahan jadwal penerbangan yang direncanakan berlangsung setiap Senin dan Jumat diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memudahkan mobilitas masyarakat.

Baca Juga:Pemkot Ternate dan Pemprov Malut Jajaki Kerja Sama Sektor Nontambang dengan Singapura

Pelemahan Rupiah Belum Ganggu Inflasi Maluku Utara, Ini Penjelasan BI

“Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat akses menuju Morotai. Dengan tambahan penerbangan dan skema tarif yang lebih terjangkau, kami berharap sektor pariwisata dapat tumbuh lebih cepat,” ujarnya usai pertemuan.

Selain mendukung kunjungan wisata, pemerintah daerah juga menilai peningkatan frekuensi penerbangan akan berdampak pada aktivitas ekonomi serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Pemkab Morotai melihat Wings Air memiliki jaringan penerbangan yang terhubung dengan berbagai kota besar di Indonesia sehingga dapat menjadi jalur strategis bagi wisatawan yang ingin menuju Morotai.

Beberapa jalur penerbangan yang diproyeksikan mendukung akses wisatawan antara lain rute Jakarta–Makassar–Ternate–Morotai, Jakarta–Manado–Ternate–Morotai, Jakarta–Ternate–Morotai, hingga Bali–Makassar–Ternate–Morotai.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, menjelaskan pembahasan mengenai tarif tiket masih berada pada tahap simulasi bersama pihak maskapai.

Meski belum diputuskan, pemerintah daerah menargetkan harga tiket rute Morotai–Ternate dapat ditekan di bawah tarif yang berlaku saat ini.

“Untuk tarif masih dalam proses simulasi dan perhitungan bersama maskapai. Namun arahnya agar harga tiket lebih terjangkau, dengan potensi penurunan sekitar 30 sampai 40 persen dibanding harga pasar saat ini,” kata Umar Ali.

Ia menyebutkan, saat ini harga tiket penerbangan Morotai–Ternate masih berada di atas Rp1 juta per penumpang. Karena itu, pemerintah daerah berupaya menghadirkan skema harga yang lebih ramah bagi masyarakat maupun wisatawan.

Menurutnya, faktor harga tiket menjadi salah satu aspek penting dalam mempercepat pengembangan pariwisata Morotai yang memiliki potensi besar, terutama wisata bahari dan destinasi sejarah.

Pemkab Pulau Morotai menargetkan kerja sama tersebut mulai direalisasikan pada Juni 2026, dengan catatan seluruh proses teknis dan administrasi dapat diselesaikan sesuai jadwal.

“Jika seluruh tahapan berjalan lancar, kerja sama ini ditargetkan mulai beroperasi pada Juni mendatang,” tutup Umar Ali.