Ternate, Kalesang – Sunatan massal yang digelar Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Al-Fajri Toboko-Tanah Tinggi, Kota Ternate, dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, diikuti sebanyak 178 anak dari berbagai wilayah di Kota Ternate. Sabtu (30/5/2026).
Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berusia antara 2 hingga 11 tahun dan mayoritas berasal dari kalangan anak yatim piatu serta keluarga kurang mampu. Seluruh layanan sunatan diberikan secara gratis sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin tahunan BKM Al-Fajri sejak 2013 itu mendapat apresiasi dari Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Maluku Utara, Hasby Yusuf.
Menurut Hasby, pelaksanaan sunatan massal tidak hanya membantu masyarakat dari sisi ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari pelaksanaan syariat Islam yang perlu terus dilestarikan.
“Sunatan massal ini bukan sekadar kegiatan sosial biasa, tetapi juga bagian dari merawat tradisi para nabi. Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat dan perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah Kota Ternate,” ujar Hasby.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.
Sementara itu, Wakil Ketua I Pengurus BKM Al-Fajri, Muhammad Selang, mengatakan tingginya antusias masyarakat menunjukkan bahwa program tersebut sangat dibutuhkan.
Karena itu, pihak panitia berencana meningkatkan jumlah peserta pada pelaksanaan tahun depan. BKM Al-Fajri bahkan telah berkoordinasi dengan Direktur RSUD Ternate agar kapasitas peserta dapat ditingkatkan hingga mencapai 250 anak.
“Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap tahun pada momentum Iduladha sejak tahun 2013. Semua layanan diberikan secara gratis. Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, termasuk BPRS, Perumda Ake Gaale Ternate, Yayasan Nasab, serta bantuan dari Senator Hasby Yusuf,” kata Muhammad Selang.
Selain menambah kuota peserta, panitia juga merencanakan sejumlah pengembangan pada pelaksanaan mendatang, di antaranya penggunaan metode sunatan tanpa jahitan. Panitia juga berupaya menyediakan baju koko dan santunan bagi peserta melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
“Dengan pelaksanaan yang konsisten selama lebih dari satu dekade, sunatan massal BKM Al-Fajri terus menjadi salah satu program sosial keagamaan yang dinantikan masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kota Ternate,” tandasnya.
