Penerimaan Bea Cukai Ternate Lampaui Target Tahunan, Tembus Rp916,18 Miliar
TERNATE, Kalesang – Penerimaan Bea Cukai Ternate mencapai Rp916,18 miliar hingga September 2026. Realisasi tersebut setara 215,74 persen dari target penerimaan sepanjang 2026 yang ditetapkan sebesar Rp424,68 miliar.
Capaian tersebut menunjukkan penerimaan kepabeanan dan cukai di wilayah kerja Bea Cukai Ternate telah melampaui target tahunan, dengan realisasi lebih dari dua kali lipat dari sasaran yang ditetapkan.
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Ternate, Ary Patria Sanjaya, mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen jajarannya dalam mengawal penerimaan negara di sektor kepabeanan dan cukai.
“Capaian yang melampaui target hingga lebih dari 200 persen ini merupakan bentuk komitmen Bea Cukai Ternate dalam mengawal penerimaan negara di sektor kepabeanan dan cukai,” ujar Ary.
Menurut dia, penerimaan tersebut bersumber dari sejumlah pos utama, antara lain bea masuk, Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP), serta denda administrasi kepabeanan dan cukai.
Peningkatan penerimaan ini turut didorong oleh aktivitas perdagangan internasional di kawasan pertambangan Maluku Utara yang terus berkembang.
Ary juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan dan pelaku usaha yang telah mendukung pencapaian tersebut melalui sinergi dan kerja sama dengan Bea Cukai Ternate.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan dan pelaku usaha atas sinergi yang terjalin dengan baik,” katanya.
Ke depan, Bea Cukai Ternate menyatakan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat pengawasan untuk mendukung penerimaan negara dan pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara.
Bea Cukai Ternate juga optimistis tren positif penerimaan dapat berlanjut hingga akhir 2026, seiring dengan upaya menjaga kepatuhan serta memperkuat koordinasi dengan para pelaku usaha dan pemangku kepentingan.

