Membaca Realitas

Nilai Ekspor Malut Per September 2022 Turun 2,19 persen

TERNATE(kalesang)– Nilai ekspor Maluku Utara (Malut) pada September 2022 mencapai US$598,10 juta.

Hal tersebut, berdasarkan paparan Badan Pusat Statistik (BPS) Malut pada Press Realese melalui kanal Youtube, Senin (17/10/2022).

“Nilai ekspor Malut turun 2,19 persen dibanding Agustus 2022 yang senilai US$611,47 juta.” Ungkap Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Malut, Abdul Rachman S, SE, Senin (17/10).

Secara kumulatif, ekspor Provinsi Malut periode Januari sampai September 2022, sebesar US$6,089.40 juta, atau mengalami peningkatan 142,17 persen.

“Negara tujuan ekspor malut pada September 2022, 100 persen ke Tiongkok sebesar US$598,10 Juta.” Katanya

Selanjutnya, komoditi ekspor terbesar pada September 2022 ini, adalah Besi dan Baja (HS 72) senilai US$5.296,07 Juta atau 86,97 persen, kemudian Nikel(HS 75) senilai US$757,73 Juta atau 12,44 persen, serta Bijih, Kerak, dan Abu Logam (HS 26) senilai US$35,60 Juta atau 0,58 persen.

Selain itu,pada periode September 2022 juga terdapat barang Provinsi Malut yang diekspor melalui pelabuhan muat ekspor Provinsi lain, yaitu DKI Jakarta senilai US$35,60 juta, Sulawesi Selatan US$0,47 juta, dan Jawa Timur senilai US$170 juta.

“Barang ekspor melalui provinsi tersebut yakni golongan Ikan dan Udang, Lak, Getah dan Damar, serta daging dan ikan olahan.”Jelasnya. (M-02)

 

 

Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan