Membaca Realitas

Belum Musim Ombak, Material Pasir di Daulasi Ternate Dibeli dari Tabanga

TERNATE (Kalesang) – Hingga saat ini masih banyak warga yang bermukim di sekitar Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara, Provinsi Maluku Utara mengantungkan hidupnya dengan berjualan material bangunan seperti pasir dan kerikil.

Lokasi penambangan pasir itu ada di Lingkungan Daulasi, tepat di muara kali mati. Awalnya tak ada aktivitas penambangan pasir disitu, namun pasca banjir besar yang membawa material dari puncak Gunung Gamalama, Agustus 2012 silam, lokasi kali mati Daulasi dipenuhi material batu dan pasir.

Warga lantas menambang pasir dan kerikil di lokasi tersebut untuk dijual. Hingga saat ini aktivitas tetap berlangsung.  Berjejeran sejumlah pekerja pasir yang tidak hanya pria, tetapi perempuan, bahkan remaja ikut menambang. Terlihat sejumlah tumpukan pasir yang sudah diayak diisi ke  karung pelastik.

Ade, salah seorang penambang pasir yang berusia 45 tahun dibantu 3 orang anak untuk menambang. “Profesi ini  sudah saya lakukan sejak masih bujang.”Tuturnya.

Setiap karung pasir memiliki harga yang berbeda-beda. Kata Ade, perbedaannya karenakan pasir tersebut sudah diayak dipisahkan dengan kerikil kecil.
“Harga pasir yang sudah diayak per karung seharga Rp20 ribu, sementara pasir yang belum diayak per karung seharga Rp15 ribu.”Paparnya kepada Kalesang.id Rabu (14/12/2022).

“Untuk harga kerikil per karung seharga Rp15 ribu dan pasir pantai harganya juga Rp20 ribu.” Sambung Ade.

Biasanya tambah Ade, pasir pantai akan menjadi mahal jika belum musim ombak, sebab gelombang yang besar akan membawa pasir ke tepi pantai kemudian dikumpulkan.

Ade mengaku, pasir yang ada di Daulasi tetap tersedia meski tidak musim ombak, karena dibeli dari Kelurahan Tabanga.

“Pasir itu tidak digali tapi beli di Tabanga dengan harga yang berbeda-beda, kalau sudah menjadi pelanggan tetap dan membeli banyak, harga bisa ditawar.”Tegasnya.

Lanjut Ade, pendapatan yang diperoleh dari menjual pasir tidak tetap.

“Pendapatan tidak tetap, tetapi untuk pelanggan tetap pasti ada” Tandasnya.(tr-08)

 

Reporter: Marwan Agil
Redaktur: Wawan Kurniawan