Luas Perkebunan di Maluku Utara 203.008 Hektar, Agroindustri Kelapa Jadi Isu Regional
Penghasil Kelapa Terbesar Keempat di Indonesia, Pengolahan Masih Rendah
TERNATE (kalesang)- Pengembangan Agroindustri komoditi Kelapa di Provinsi Maluku Utara menjadi isu strategis regional.
Diketahui, Provinsi Maluku Utara Menjadi daerah penghasil kelapa terbesar ke-4 di Indonesia dengan luas areal perkebunan mencapai 203.008 Ha per tahun 2021.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Maluku Utara, Adnan Wimbyarto mengatakan, meskipun menjadi salah satu daerah penghasil terbesar, pengolahan kelapa di Maluku Utara belum optimal.
“Pengolahan kelapa hanya sebatas memanfaatkan daging kelapa saja untuk menjadi kopra. Sementara, air, tempurung dan serabut belum dimanfaatkan.” Ungkapnya pada kegiatan Torang Pe APBN Edisi Januari 2023, Jumat (27/1/2023).
Ia menuturkan, Maluku Utara harus berkaca pada beberapa daerah lain di Indonesia, yang mana, seluruh bagian buah kelapa bahkan pohon kelapa dapat dimanfaatkan atau memiliki nilai ekonomis.
“Air kelapa selain diminum langsung dapat diolah menjadi Nata de Coco, CocoFiber dan Coco Peat. Sedangkan, tempurung kelapa diolah menjadi Arang Tempurung Kelapa.” Katanya.
Melihat kondisi ini, potensi industri kelapa dapat diwujudkan di Maluku Utara jika mendapatkan dukungan oleh instansi terkait.
Ia juga mengaku, pihaknya akan mendorong melalui pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada sektor tersebut dengan berbagai program.
“Pembiayaan KUR juga dapat dioptimalkan dalam pengembangannya, pembiayaan sangat vital bagi keberlangsungan produksi.” Tandasnya.
Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan
