Produk UMKM di Tidore Bakal Dimediasi Masuk Indomaret
UMKM Minta Waktu Dua Bulan Lakukan Mediasi
TIDORE (kalesang) – Dinas Perindagkop dan UKM Kota Tidore Kepulauan butuh waktu selama dua bulan kedepan untuk mengakomodir produk UMKM di Tidore ke ritel Indomaret.
Pasalnya, walapaun hingga kini sudah ada enam ritel Indomaret yang telah beroperasi di Kota Tidore Kepulauan, lima unit di daratan Oba dan satu unit pulau Tidore, tetapi belum ada satupun produk UMKM di Kota Tidore yang menembus ritel modern tersebut.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Tidore, Saiful Bahri Latif ketika diwawancarai kalesang mengatakan biarkan pihaknya bekerja dalam dua bulan kedepan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
“Jadi ini tugas kami di dinas teknis, berikan kita waktu selama dua bulan kedepan untuk mlakukan mediasi.” Ujar Saiful, Rabu (22/2/2023).
Kata dia, pihaknya saat ini telah mengantongi sekitar 10 jenis UMKM di Kota Tidore yang telah memiliki Perizinan Industri Rumah Tangga (PIRT).
Dia bilang, berdasarkan hasil pembicaraan dengan pihak Indomaret, PIRT merupakan persyaratan pokok setiap produk lokal terutama produk yang berjenis pangan untuk bisa masuk di space yang disediakan Indomaret.
“Indomaret sudah memberikan ruang, tinggal bagaimana produk UMKM kita mau apa tidak. Dan tentu harus memenuhi beberapa persyaratan terutama di produk pangan harus ada PIRT dari dinas kesehatan.” Jelasnya.
Selain itu, lanjut dia terdapat persyaratan khusus lain seperti UMKM yang konsisten dan berkesinambugan dan berkelanjutan memenuhi permintaan pasar.
Reporter: M. Rahmat Syafruddin
Redaktur: Wawan Kurniawan
