KSOP Kelas II Ternate Tunda Keberangkatan Kapal, Pedagang di Kepulauan Sula Khawatir
Ibu Jum: Sayur Kami yang di Kapal Mungkin Sudah Rusak Semua
SANANA (kalesang) – Penundaan keberangkatan kapal yang dikeluarkan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate, Maluku Utara, menjadi kekhawatiran pedagang di Kepulauan Sula.
Apalagi, saat ini sudah mau menjelang lebaran Idul Firti. Hal itu sangat dirasakan oleh pedagang yang ada di pasar Basanohi Sanana.
Karena hampir sebagian besar, tomat, cabai, bawang merah, bawang putih, sayur kol dan waortel itu dibeli dari Manado, Sulawesi Utara.
Ibu Jum, salah satu pedagang saat ditemui kalesang.id mengatakan, harga tomat saat ini masih stabil, yakni Rp10 ribu per kilogram, bawang merah masih Rp45 ribu per kilogram, bawang putih Rp50 kilogram, cabai kriting Rp50 ribu per kilogram dan cabai rawit Rp40 ribu per kilogram.
Baca Juga: Cuaca Ekstrim, KSOP Kelas II Ternate Tunda Semua Keberangkatan Kapal di Maluku Utara
Selain itu, lanjut Ibu Jum, untuk sayur kol biasa dijual dengan harga Rp15 ribu per kilogram dan wortel Rp25 ribu per kilogram. Tentu, mereka sangat khawatir jika kapal dari Kota Manado masih belum diijinkan keluar dari pelabuhan Ternate. Banyak pedagang yang sayurnya masih berada di kapal.
“Kami tidak tahu lagi. Sayur kami yang berada di kapal sekarang mungkin sudah rusak semua. Semoga cuaca tidak buruk lagi biar kapal diizinkan keluar dari pelabuhan Ternate.” Harapnya, Minggu (9/4/2023).
Kalau memang kapal masih belum bisa keluar dari pelabuhan Ternate, lanjutnya, maka bisa dipastikan wortel maupun kol menjelang lebaran Idul Fitri bakal naik.
“Kemungkinan kalau kapal tidak ada, sayur kol maupun wortel serta sembako lainnya akan naik secara tiba-tiba.” Pungkasnya.
Reporter: Karman Samuda
Redaktur: Junaidi Drakel
