Membaca Realitas

Wapres Resmi Buka Seminar Nasional Enrique di Tidore, Maluku Utara

Apakah Enrique Maluku Orang Tidore?

TIDORE (kalesang) – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) K.H. Ma’ruf Amin, resmi membuka kegiatan seminar nasional tentang melacak jalur peradaban rempah dunia di Kota Tidore Kepulauan.

Kegiatan yang bertajuk “Enrique Maluku Pengeliling Dunia Pertama dari Tidore” itu, digelar di Aula Sultan Nuku Kantor Walikota Tidore Kepulauan pada pukul 11.00 WIT.

Diawal laporannya, Walikota Tidore Kepulauan, Capten Ali Ibrahim mengatakan secara administrasi kota Tidore berdiri sejak 2003, namun daulat Kesultanan Tidore sudah sejak 1800 tahun yang lalu.

Dia memaparkan Tidore berberan dalam penjelajahan Eropa terutama terkait dengan ekspansi rempah di timur Nusantara yakni Tidore, Jailolo, Bacan dan Ternate.

Timur Nusantara ini, kata dia, dikenal dengan daerah rempah pada tanggal 11 Desember 1521 Masehi. Hari dimana rempah diambil dan diekspor pertama kali ke Eropa.

Sejarah Tidore juga, lanjut Ali, terkait dengan circum navigation awal perjalanan manusia mengelilingi bumi yang disinyalir dengan orang pertama yang mengelilingi bumi bukanlah Magellans melainkan sosok Enrique dari Kepulauan Maluku.

“Sosok pemberani ini disinyalir berasal dari Tidore. Dan sosok ini nanti dibedah pada Seminar Nasional hari ini.” Ujar Ali Ibrahim.

Lebih lanjut, dia bilang seminar ini bertujuan untuk mengupas narasi dan kebenaran historis apakah Enrique Maluku benar-benar orang Tidore ataukah bukan.

Sementara itu, Wakil Presiden KH. Maruf Amin, dikesempatan menyampaikan sambutannya, ia memberi apresiasi untuk tokoh-tokoh nasional maupun generasi muda di Maluku Utara yang tengah menyelenggarakan seminar Nasional yang bagi dia sangat penting.

“Saya ingin memaknai seminar ini bukan hanya sekedar membedah buku seputar sejarah Nusantara, namun lebih jauh bahwa Maluku Utara dan Nusantara memiliki peran strategis dalam lintasan sejarah peradaban dunia di masa lalu.”Tegasnya.

Karena itu, dia meyakini bahwa Maluku Utara akan tumbuh menjadi pusat gravitasi ekonomi global dan kawasan indo Pasifik di masa yang akan datang.

“Saya harapkan seminar ini menghasilkan saran dan masukan yang komprehensif kepada pemerintah guna memperkuat jalur rempah Nusantara sebagai jalan peradaban.” Pungkasnya.

Reporter: M. Rahmat Syafruddin
Redaktur: Wawan Kurniawan