Membaca Realitas

Asosiasi Pedagang Minta Peresmian Kawasan Kuliner Dipercepat

Malam Hari Jadi Lokasi Mabuk Lem Beberapa Remaja

TERNATE (kalesang) – Asosiasi Pedagang Provinsi Maluku Utara menilai peresmian kawasan kuliner di belakang Jatiland Mall Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut) lamban.

Diketahui pekerjaan kawasan kuliner yang ditangani oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate senilai Rp1,5 miliar itu telah selesai sejak bulan Februari 2023 lalu.

Ketua Asosiasi Pedagang Provinsi Maluku Utara, Boy Fataha Andres mengatakan hingga saat ini pihaknya bersama para pedagang kuliner menunggu kepastian peresmian kawasan tersebut agar dapat digunakan.

“Pembangunannya sudah sesuai dengan masa kerja, namun sampai saat ini masih belum difungsikan juga.” Ungkapnya, Rabu (31/5/2023).

Menurutnya lambannya peresmian kawasan kuliner akan mempengaruhi layanan terhadap pedagang yang akan berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ternate.

Selain mempertanyakan kepastian peresmian, Boy juga meminta agar sendimen bekas proyek dapat dibersihkan dari jalan raya.

“Sedimen material juga belum dibersihkan.”Tutupnya.

Sementara, berdasarkan hasil pantauannya kalesang.id, karena tempat yang gelap dan sunyi, pada malam hari bangunan kawasan kuliner dijadikan lokasi tempat mabuk menghirup lem eha bond oleh sejumlah remaja.

“Lokasi ini (kawasan kuliner) kalo malam sunyi dan gelap, jadi tempat remaja mabuk.”UngkapRusli pagang yang sering lewat di lokasi itu di malam hari.

Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan