Membaca Realitas

Pangan Holtikultura Jadi Isu Prioritas Semloknas Forkom Perguruan Tinggi Pertanian se Indonesia Timur

TERNATE (kalesang)– Sektor pangan holtikultura menjadi isu prioritas dalam kegiatan Seminar dan Pra Lokakarya Nasional (Semloknas) Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian (FKPTPI) Wilayah Timur.

Universitas Khairun (Unkhair) Kota Ternate terpilih menjadi tuan rumah Semloknas FKPTPI tahun 2023. Yang mana, kegiatan yang dihelat di Hotel Sahid Bela dan dihadiri 24 Universitas se Indonesia Timur itu akan berlangsung selama dua hari, dan dimulai pada Rabu (23/8) hari ini sampai Kamis (24/8) besok.

Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Khairun (Unkhair) Kota Ternate, Ir. lily Ishak, M.Si.,NatRes.,Ph.D mengatakan pangan menjadi isu prioritas karena terdapat potensi rawan pangan di sejumlah pulau-pulau kecil.

“Pulau-pulau kecil di Maluku Utara berpotensi rawan pangan yang cukup tinggi, contohnya saat Covid-19 kemarin ada hambatan distribusi pangan ke daerah-daerah.” Katanya.

Ia menuturkan, pulau-pulau kecil di Maluku Utara menjadi wilayah rawan pangan dikarenakan adanya potensi bencana alam. Seperti, gempa tektonik, tsunami, dan gempa bumi.

“Bencana alam itu menjadi ancaman bagi pulau-pulau kecil.” Jelasnya.

Untuk mengantisipasi hal itu, ia akan mendorong petani di pulau-pulau kecil melalui kegiatan pengabdian untuk menanam pangan holtikultura untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Pada forum ini kami akan dorong strategi untuk petani-petani yang kulturnya menanam tanaman tahunan agar menanam pangan holtikultura juga, dan implementasinya akan di sosialisasikan melalui kegiatan pengabdian.” Tutunya.

Selain itu, Lily mengungkapan, hasil pembahasan Semloknas FKPTPI ini akan dilanjutkan melalui jalur penelitian. Dan hasil penelitian tersebut akan diserahkan ke Pemerintah Daerah (Pemda) sebagai masukan.

“Tentunya kolaborasi itu penting, hasil penelitian itu akan di transfer ke Masyarakat dan Pemda.” Tutupnya.

 

Reporter: Sitti Muthmainnah

Redaktur: Wawan Kurniawan